Gol Perdana di JIS, Alaaeddine Ajaraie Ungkap Tantangan dan Berkah Bermain di Bulan Ramadan

Bikin gol
Striker Persija Jakarta asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie. Foto: Persija.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com– Striker Persija Jakarta asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie, sukses mencetak gol perdananya bersama Macan Kemayoran saat menghadapi PSM Makassar di Jakarta International Stadium, Jumat malam, 20 Februari 2026.

Gol tersebut menjadi pembuka kemenangan Persija dengan skor 2-1.

Gol Ajaraie tercipta pada menit ke-30 melalui skema serangan dari sisi kanan. Umpan lambung yang dilepaskan Allano Lima disambut Ajaraie dengan lompatan di antara bek lawan sebelum menanduk bola dengan sempurna ke gawang PSM.

Sepanjang pertandingan, pergerakan Ajaraie, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola, memberikan kontribusi signifikan bagi permainan Persija.

Ia pun mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih tim.

Baca Juga:Rizky Ridho Perpanjang Kontrak dengan Persija hingga 2028, Ingin Tuntaskan Target yang Belum TercapaiMotivasi Gubernur Pramono untuk Penerima KJMU: Pendidikan Jadi Kunci Raih Masa Depan Gemilang

“Alhamdulillah atas kemenangan ini. Bagi kami, setiap pertandingan seperti final. Tim mana pun yang datang ke sini tahu bahwa mereka harus bermain melawan Persija, jadi mereka selalu memberikan lebih dari 100 persen,” ujarnya.

“Kami menyadari hal itu dan alhamdulillah, seluruh tim menunjukkan kerja luar biasa hari ini. Saya senang, terutama untuk tim,” sambung Ajaraie seusai laga.

Ia juga menegaskan fokus tim untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam waktu dekat dengan memaksimalkan waktu pemulihan.

“Insya Allah, kami memiliki pertandingan lagi dalam empat hari ke depan. Kami harus beristirahat, melakukan pemulihan, dan kembali memikirkan kemenangan berikutnya, InsyaAllah,” lanjutnya.

Di balik performanya, Ajaraie turut membagikan pengalamannya bermain di bulan Ramadan.

Sebagai seorang Muslim, ia mengaku sudah terbiasa menjalani pertandingan di tengah ibadah puasa.

“Saya pikir itu hal yang normal bagi saya karena saya seorang Muslim. Saya sudah bermain dalam banyak pertandingan di bulan Ramadan,” terangnya.

Baca Juga:Groundbreaking Taman Semanggi, Gubernur Pramono Wujudkan RTH Ikonik tanpa Bebani APBDSerentak Jaga Jakarta Bersih, Wagub Rano Pimpin Pasukan di Jakpus

“Bahkan, menurut saya, itu lebih menantang dibanding pertandingan malam, karena biasanya saya bermain sore hari menjelang Maghrib. Jadi ini sudah biasa bagi saya. Saya percaya Allah memberi kami kekuatan lebih di bulan Ramadan, alhamdulillah,” katanya.

Menurutnya, Ramadan justru menjadi momentum yang memberi energi tambahan dalam bertanding. Ia juga mengapresiasi dukungan tim yang membantunya tampil maksimal.

“Terima kasih kepada tim yang membuat saya bisa mengeluarkan energi lebih. Ramadan bagi saya adalah bulan terbaik, dan semua Muslim memahami hal itu. Insya Allah, saya bisa berlari lebih lagi di pertandingan selanjutnya,” tegas Ajaraie.

0 Komentar