Kapolri Turun Langsung di Palembang, 5.000 Ojol dan Buruh Deklarasi Jaga Keamanan Sumsel

Jaga Kamtibmas
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ojol dan buruh Kamtibmas di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Foto: Humas Polda Sumsel.
0 Komentar

PALEMBANG, Berita86.com- Ribuan pengemudi ojek online dan pekerja dari berbagai organisasi buruh berkumpul dalam Apel Ojol dan Buruh Kamtibmas yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, 8 Maret 2026.

Sekitar 5.000 peserta mengikuti kegiatan tersebut yang mengusung tema “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.”

Apel ini menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan komunitas pekerja dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Baca Juga:Kapolri Minta Maaf ke Publik, Janji Tindak Tegas Anggota yang Langgar HukumKepercayaan Publik pada Polri Meningkat Sepanjang 2025, Kapolri: Hasil Kerja Keras Seluruh Jajaran

Dalam kegiatan itu, Kapolri didampingi Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho bersama Wakapolda Brigjen Pol Rony Samtana serta jajaran pejabat utama Polda Sumsel.

Sejumlah pimpinan daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, serta Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Puncak acara ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan pengemudi ojek online dan buruh.

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti deklarasi bersama bertajuk “Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae.”

Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama antara kepolisian, komunitas ojol, dan serikat buruh untuk menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Selatan.

Melalui kegiatan ini, komunitas pekerja diharapkan dapat berperan sebagai mitra aktif kepolisian dalam konsep community policing, termasuk dengan membantu menjaga keamanan lingkungan serta melaporkan potensi gangguan ketertiban masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolri juga menyinggung dinamika global yang dinilai dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional.

Baca Juga:Terendus X-Ray, 21 Koli Artefak Diduga Cagar Budaya Diamankan di Bandara SMB II PalembangKapolri Hadiri Apel Sauyunan Jaga Lembur di Bandung, Apresiasi Ribuan Ojol Jaga Kamtibmas

Ia mencontohkan konflik yang terjadi di beberapa kawasan dunia, termasuk di Timur Tengah, yang berpotensi memengaruhi harga energi dan stabilitas ekonomi.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan stabilitas sosial demi mendukung situasi keamanan yang kondusif di daerah. (*)

0 Komentar