Aliran Kali Ciliwung sempat berstatus Waspada dengan TMA lebih dari 750 cm di Pintu Air Manggarai pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 02.00 WIB dan hampir Siaga dengan ketinggian 845 cm pada pukul 07.00 WIB.
TMA kemudian berangsur surut hingga akhirnya normal kembali pada sekira pukul 13.00 di angka 715 cm.
Sementara di hulu Kali Angke, TMA merangkak naik mencapai 200 cm pada pukul 16.00 WIB (Waspada). TMA kembali meningkat pada pukul 18.00 WIB di angka 250 cm (Siaga).
Baca Juga:Meriahnya Festival Nyepi di Bundaran HI, Warga: Sekarang Bisa Melihat Langsung di JakartaBuka Festival Bedug DKI Jakarta 2026, Gubernur Pramono: Ini Ruang Ekspresi Budaya
Kemudian pada Minggu pukul 01.00 WIB, TMA di Angke Hulu mencapai lebih dar 300 cm (Bahaya). Bahkan sempat mencapai 400 cm pada pukul 07.00 WIB.
Kondisi serupa juga terjadi di aliran Cengkareng Drain yang mulai berstatus Waspada sejak Sabtu pukul 14.00 dengan ketinggian 206 cm.
TMA kemudian mencapai 276 cm (Siaga) pada 16.00 WIB dan terus merangkak naik hingga 314 cm (Bahaya) pada Minggu pukul 01.00 WIB. Puncaknya TMA di Cengkareng Drain mencapai 380 cm pada pukul 08.00 WIB.
Kemudian di hulu Kali Sunter TMA mulai naik pada pukul 16.00 WIB di 150 cm (Waspada). Kemudian kembali naik menjadi Siaga dengan ketinggian 250 cm pada Minggu 01.00 WIB.
Puncaknya mencapai 250 cm (Bahaya) pada pukul 02.00 WIB dan 03.00 WIB dan baru berangsur surut pada pukul 08.00 WIB.
“Karena di wilayah atas, baik di Bogor maupun Tangerang, curah hujan juga tinggi, pasti ada air yang mengalir ke Jakarta,” tutur Gubernur Pramono, dilansir dari rilis resmi Pemprov DKI Jakarta.
Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca serta potensi genangan di wilayah masing-masing.
Baca Juga:Ini Jadwal Main Indonesia di FIFA Series 2026 di GBK Jakarta: Tanggal dan Jam LengkapSidak Pasar Minggu Jakarta, Kementan Tegaskan Harga Ayam Selama Ramadan Masih Terkendali
Dalam jangka menengah, Pemprov DKI terus memperkuat pengendalian banjir melalui program normalisasi sungai. Saat ini normalisasi dilakukan di tiga sungai utama, yakni Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut.
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan rampung pada 2027 dan diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di sejumlah kawasan Jakarta secara signifikan. (*)
