Jakarta, Berita86.com- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai ruang rapat Sekretariat Kabinet pada Rabu sore, 14 Januari 2026.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan sekitar 50 orang perwakilan pegawai dalam sebuah pertemuan santai namun sarat makna, yang membahas dinamika pemerintahan di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
Pertemuan tersebut dikemas dalam format dialog dua arah, di mana Seskab tidak hanya menyampaikan pandangannya, tetapi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi para pegawai untuk berbagi pengalaman, pandangan, serta gagasan konstruktif.
Baca Juga:Seskab Hadiri Rapat di Kemendagri, Pastikan Pemulihan Infrastruktur di Sumatera Berjalan CepatSeskab Teddy Sebut Ada Penugasan Khusus dari Presiden di Awal 2026, Simak Penjelasannya
Diskusi berlangsung cair dan terbuka, mencerminkan semangat kebersamaan dan kesetaraan antara pimpinan dan jajaran pegawai.
Dalam arahannya, Teddy Indra Wijaya menyoroti derasnya arus informasi yang kini bergerak sangat cepat, seiring dengan kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik.
Menurutnya, kondisi tersebut turut meningkatkan ekspektasi masyarakat terhadap kinerja pemerintah, khususnya dalam hal transparansi, kecepatan layanan, dan kualitas komunikasi publik.
“Birokrasi tidak bisa lagi berjalan dengan cara-cara lama. Kita dituntut untuk lebih adaptif, lincah, dan responsif terhadap perubahan, tanpa meninggalkan prinsip profesionalisme dan akuntabilitas,” ujar Teddy dalam diskusi tersebut.
Ia menegaskan bahwa transformasi digital bukan hanya soal pemanfaatan teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja.
Aparatur pemerintah, lanjutnya, perlu memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik serta kepekaan terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat.
Sementara itu, para pegawai yang hadir memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam pekerjaan sehari-hari, sekaligus mengemukakan ide-ide untuk meningkatkan efektivitas kerja dan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga:Presiden Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Belajar Sungguh-sungguh dan Hormati Orang TuaKPK Sikat Oknum Pajak, Kepala KPP Madya Jakarta Utara Ikut Ditahan
Mulai dari tantangan koordinasi lintas unit, pemanfaatan teknologi informasi, hingga penguatan komunikasi internal menjadi topik yang mengemuka dalam diskusi.
Bagi para peserta, pertemuan ini menjadi pengalaman berharga dan berkesan.
Kesempatan untuk berdialog secara langsung dan terbuka dengan pimpinan tertinggi di lingkungan Sekretariat Kabinet dinilai mampu memperkuat rasa kebersamaan, sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.
Dialog tersebut diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang inklusif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pemerintahan di era digital yang terus berkembang. (*)
