Tito Karnavian Tinjau Jembatan Terdampak Bencana di Bireuen, Dorong Percepatan Rehabilitasi

Ke Bireuen
Mendagri Tito Karnavian Kasatgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau kondisi infrastruktur jembatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (21/1/2026). Foto: Kemendagri.
0 Komentar

Bireuen, Berita86.com- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera meninjau langsung kondisi infrastruktur jembatan di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (21/1/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan jembatan terdampak bencana sekaligus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian didampingi Bupati Bireuen. Ia menilai kondisi Kabupaten Bireuen secara umum terpantau cukup baik, terutama di kawasan perkotaan, meski masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Baca Juga:Mendagri Apresiasi KKP Kirim 1.142 Taruna Bantu Penanganan Bencana di SumateraTragedi Terra Drone: Mendagri Instruksikan Evaluasi Nasional Sistem Pencegahan Kebakaran

“Secara umum kondisi Bireuen cukup baik, khususnya di wilayah kota. Namun masih ada beberapa lokasi yang perlu penanganan lebih lanjut,” ujar Tito.

Tito mengungkapkan, di sejumlah wilayah masih ditemukan endapan lumpur, termasuk pada beberapa jembatan.

Untuk penanganan dan perbaikan jembatan, pekerjaan saat ini tengah dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Untuk jembatan, saat ini sedang dikerjakan oleh Kementerian PU. Saya juga berencana bertemu dengan Menteri PU untuk membahas lebih lanjut penanganan jembatan-jembatan di Kabupaten Bireuen,” katanya.

Selain perbaikan infrastruktur, Tito menyampaikan bahwa langkah-langkah pembersihan lumpur masih dalam tahap pembahasan.

Mantan Kapolri itu meminta Pemerintah Kabupaten Bireuen untuk segera menyampaikan kebutuhan yang diperlukan guna mempercepat proses pembersihan tersebut.

“Saya minta Bupati Bireuen menyampaikan kebutuhan yang diperlukan agar pembersihan lumpur bisa dipercepat,” ucapnya.

Baca Juga:Polri Mulai Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di SulselBNPB Perkuat Penanganan Banjir Jakarta, Pastikan Logistik dan OMC Berjalan Optimal

Lebih lanjut, Tito menyampaikan bahwa Presiden RI telah menyetujui penguatan anggaran untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ia juga telah menggelar rapat bersama seluruh pihak terkait guna mempercepat realisasi pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) di tiga provinsi tersebut.

“Bapak Presiden telah menyetujui penguatan anggaran, dan kami sudah melakukan rapat untuk mempercepat realisasi pengembalian dana TKD,” pungkas Tito. (*)

0 Komentar