JAKARTA, Berita86.com- Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama (Kemenag) mengikuti tahap akhir sertifikasi melalui Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) angkatan 4.
Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan profesionalisme sekaligus kesejahteraan tenaga pendidik.
Pelaksanaan Uji Pengetahuan berlangsung selama dua hari, pada 21–22 Februari 2026, di 15 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Untuk menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan, sebanyak 2.454 pengawas diterjunkan.
Baca Juga:Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK Guru Madrasah, TPG Dipastikan CairKemenag Rilis Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026, Simak Lengkap di Sini
Peserta terdiri dari berbagai latar belakang guru, yakni 62.419 guru mata pelajaran agama di madrasah, 18.737 guru mata pelajaran umum, 15.160 guru Pendidikan Agama Islam, 804 guru Pendidikan Agama Katolik, 899 guru Pendidikan Agama Kristen, serta 17 guru Pendidikan Agama Khonghucu.
Uji Pengetahuan menjadi tahap akhir dalam rangkaian PPG, yang bersama Uji Kinerja akan menentukan kelulusan peserta sekaligus menjadi dasar penerbitan sertifikat pendidik.
Melalui proses ini, pemerintah memastikan para guru memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.
Saat ini, proses penilaian tengah berlangsung. Apabila seluruh peserta dinyatakan lulus, maka total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi akan mencapai 659.157 orang.
Angka tersebut mencerminkan percepatan signifikan dalam program sertifikasi guru di lingkungan Kemenag.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa percepatan PPG merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan sekaligus kesejahteraan guru.
Ia menyebut, program ini sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia unggul yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:Kemenag Bantah Dana Zakat untuk MBG, Thobib: Penyaluran Zakat Sesuai Ketentuan SyariatMenag: ASN Kemenag Itu seperti Air Putih, Sedikit Saja Tercemar, Semua Orang akan Melihatnya
Menurutnya, profesi guru memiliki peran strategis dalam mencetak generasi masa depan.
Oleh karena itu, sertifikasi bukan sekadar proses administratif, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme tenaga pendidik.
Masih dilansir dari rilis resmi Kementerian Agama, Senin, 23 Februari 2026, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, memastikan seluruh tahapan uji kompetensi dilaksanakan secara objektif dan akuntabel.
Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa guru yang lulus benar-benar siap memberikan layanan pendidikan terbaik.
Program PPG dinilai menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas guru di seluruh Indonesia.
Peserta diharapkan terus mengembangkan kapasitas diri guna mendukung kemajuan pendidikan, khususnya pendidikan agama.
