JAKARTA, Berita86.com- Kementerian Agama (Kemenag) menggelar peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Auditorium HM Rasjidi, Gedung Kemenag Thamrin, Kamis, 11 Desember 2025.
Momentum tersebut dihadiri langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama RI Romo HR Muhammad Syafii, Pimpinan KPK Fitroh Rohcahyanto, serta Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Achmadi, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, Staf Khusus, Staf Ahli, dan Tenaga Ahli Menteri Agama.
Hadir pula para Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama, Pimpinan PTKN, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Balai, Kepala KUA, serta Kepala Madrasah se Indonesia.
Baca Juga:Muncul Perdebatan soal Penetapan Waktu Subuh di Indonesia, Simak Penjelasan KemenagKemenag Siapkan Rp50 Miliar untuk Tunjangan dan Insentif Guru Agama Kristen
Pada kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta agar integritas menjadi identitas ASN Kementerian Agama.
Menurutnya, integritas adalah fondasi kepercayaan publik terhadap layanan keagamaan di Indonesia.
Menag Nasaruddin Umar pun mengingatkan bahwa ASN Kemenag memikul tanggung jawab moral yang lebih besar dibandingkan instansi lain karena berkaitan langsung dengan pelayanan nilai dan kehidupan beragama.
“Menjadi ASN Kemenag itu seperti air putih, sedikit saja tercemar, semua orang akan melihatnya. Karena itu, kita harus menjaga perilaku, ruang kerja, dan interaksi agar tidak menimbulkan fitnah atau peluang penyimpangan,” tegas Menag.
Nasaruddin Umar menekankan pentingnya penataan ruang pelayanan agar kantor Kemenag tidak menjadi area bebas yang membuka peluang benturan kepentingan, sekaligus mengajak ASN untuk berani menolak segala sesuatu yang bukan haknya, termasuk gratifikasi, tekanan, dan intervensi pihak luar.
Ia juga mengingatkan pesan para ulama bahwa integritas adalah cahaya, sebagaimana ilmu tidak akan masuk ke hati yang gelap karena perbuatan dosa, demikian pula amanah tidak akan kuat bila tidak ditopang oleh kejujuran.
“Mari kita persembahkan yang terbaik untuk Kementerian Agama. Dengan integritas, Kemenag akan menjadi instansi yang bersih, kuat, dan terpercaya,” ujar Menag, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama.
Baca Juga:Kemenag Salurkan Beasiswa Rp1,2 Miliar untuk 47 Mahasiswa Asli PapuaApa Itu GAS Nikah yang Digaungkan Kemenag? Simak Nih Penjelasannya
Masih pada kesempatan tersebut, Inspektur Jenderal Kemenag Khairunas menyampaikan laporan pengawasan dan capaian integritas sepanjang 2025.
Irjen Khairunas menegaskan bahwa pengawasan modern bertujuan memperkuat pencegahan korupsi melalui pemanfaatan teknologi dan perbaikan sistemik.
