MAKKAH, Berita86.com- Komite III DPD RI melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Kantor Urusan Haji (KUH) Indonesia yang berada di Makkah, Jumat, 3 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dailami Firdaus bersama Jelita Donal sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelayanan jamaah Indonesia di Arab Saudi.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan haji berjalan dengan baik, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan jemaah secara maksimal.
Baca Juga:Peluang Besar! Dam Haji di Indonesia Disebut Bisa Dongkrak Ekonomi PeternakLengkap Penjelasan KPK: Ini Konstruksi Perkara Kuota Haji yang Menjerat Eks Menag Gus Yaqut
KUH Makkah sendiri memegang peran penting sebagai pusat koordinasi layanan, sekaligus penghubung antara aspek diplomasi dan pelayanan publik di luar negeri.
Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Direktur Jenderal Pelayanan Haji, Ian Heryawan, serta Pembantu Staf Teknis Urusan Haji Indonesia, Zakaria Anshori.
Dalam pertemuan itu, Ian berharap persiapan haji tahun ini dapat berjalan tanpa hambatan.
Ia juga membuka ruang masukan dari DPD RI guna menghadapi berbagai tantangan global, sehingga jamaah tetap merasa aman dan nyaman.
Sementara itu, Dailami Firdaus menekankan pentingnya informasi teknis yang detail, terutama terkait kesiapan layanan di Daerah Kerja (Daker) Makkah.
Menurutnya, Komite III membawa aspirasi langsung dari masyarakat di daerah, sehingga perlu memastikan seluruh layanan utama—mulai dari transportasi, konsumsi, hingga tempat tinggal—benar-benar siap digunakan.
Tak hanya itu, perhatian juga difokuskan pada layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang merupakan titik puncak pelaksanaan ibadah haji. Aspek kenyamanan, fasilitas, dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama yang harus dipastikan tanpa celah.
Baca Juga:Terungkap! Peran Kunci Gus Alex di Kasus Kuota Haji, Akhirnya Ditahan KPKKementerian Haji Buka Peluang Besar bagi UMKM, Produk Lokal Bisa Masuk Ekosistem Haji
Selain meninjau kantor KUH, rombongan juga mengecek langsung hotel jamaah serta dapur penyedia konsumsi di Makkah.
Hal ini dilakukan untuk memastikan standar layanan yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan jemaah Indonesia.
Sebelumnya, Komite III juga melakukan peninjauan di wilayah Madinah dengan membahas kesiapan layanan fase awal kedatangan jemaah bersama sejumlah pejabat terkait.
Melalui rangkaian pengawasan ini, Komite III DPD RI menegaskan komitmennya untuk terus memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan lebih baik, profesional, dan berorientasi penuh pada kenyamanan serta keselamatan jemaah Indonesia. (*)
