JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka pada Senin (6/4/2026) untuk mempercepat realisasi program perumahan rakyat di seluruh Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menegaskan fokus besar pada penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Salah satu langkah utama adalah memperluas program renovasi rumah warga dengan target ambisius mencapai 400 ribu unit sepanjang tahun ini, mencakup berbagai daerah dari kota hingga pelosok.
Baca Juga:Dukung Program 3 Juta Rumah, Mendagri Minta Kepala Daerah Maksimalkan Perizinan dan SosialisasiPresiden Prabowo Panggil Menteri PKP ke Hambalang, Percepat Realisasi Program Rumah Bersubsidi Nasional
Tak hanya itu, Presiden Prabowo Subianto juga mendorong pemanfaatan aset negara secara maksimal.
Lahan milik pemerintah, termasuk milik BUMN dan kawasan strategis di perkotaan, akan dioptimalkan untuk pembangunan perumahan, baik dalam bentuk rumah tapak maupun hunian vertikal.
Skema yang disiapkan dirancang agar bisa menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah, sehingga akses terhadap tempat tinggal yang layak semakin terbuka luas.
Melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, program ini diharapkan tak sekadar mempercepat pembangunan rumah, tetapi juga memberi dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
Sebelumnya, pada akhir Maret 2026, Menteri Perumahan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, serta jajaran Eselon II melakukan peninjauan lahan milik PT Angkasa Pura di kawasan Jl Kramat, Jakarta Pusat.
Lahan ini direncanakan sebagai lokasi pembangunan rumah susun bagi masyarakat yang akan di relokasi dari bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menghadirkan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
Baca Juga:Di Tokyo, Presiden Prabowo Saksikan Deal Rp384 Triliun, Seskab Teddy: Dunia Makin Percaya IndonesiaBahlil Beberkan Hasil Rapat dengan Prabowo, 13 Proyek Hilirisasi Rp239 Triliun Siap Dieksekusi
Melalui pemanfaatan lahan strategis, Kementerian PKP terus mendorong percepatan penyediaan hunian vertikal sebagai solusi penataan kawasan sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat dapat merasakan hunian yang lebih layak, sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan. (*)
