Sinergi Kementan dan Kemenkop Perkuat Ekonomi Desa, Program Ayam Merah Putih Terintegrasi Koperasi

Kolaborasi
Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda bersama Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah. Foto: Kementan.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Kementerian Pertanian (Kementan) menerima kunjungan kerja dari Kementerian Koperasi di kantor pusatnya pada Senin, 2 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara sektor peternakan dan koperasi desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan nasional.

Fokus utama pembahasan adalah integrasi Program Ayam Merah Putih dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Baca Juga:Peternakan Jadi Kunci Kemandirian Pangan, Kementan Perkuat Hilirisasi dan Kesehatan HewanKementan dan JICA Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Produksi Susu dan Daging Nasional

Program koperasi ini dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi di desa, mulai dari distribusi bahan pokok, pengembangan usaha produktif, layanan keuangan mikro, hingga pengelolaan logistik dan pemasaran produk lokal.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menyebut integrasi tersebut sebagai langkah penting dalam memperkuat rantai pasok protein hewani dari tingkat produksi hingga distribusi.

Ia menilai koperasi desa dapat berperan sebagai penampung sekaligus pengelola hasil produksi telur ayam rakyat, sehingga penyerapan hasil ternak lebih terjamin dan harga di tingkat peternak tetap stabil.

Program Ayam Merah Putih sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan produksi telur berbasis peternak lokal.

Dengan dukungan koperasi desa, distribusi diharapkan menjadi lebih efisien dan dekat dengan masyarakat, sekaligus berkontribusi pada peningkatan gizi dan ekonomi lokal.

Sementara Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menegaskan bahwa koperasi desa harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi yang mampu memperkuat distribusi pangan dan pengembangan produk lokal secara berkelanjutan.

Baca Juga:THR dan BHR 2026 Bikin Lega: ASN, Pekerja, hingga Ojol Kebagian Rezeki LebaranGagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah ke Malaysia, Bea Cukai dan Polri Amankan Kapal di Perairan Kepri

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lampung Timur, Ella Siti Nuryamah, menyampaikan komitmennya untuk mendukung implementasi program tersebut di daerahnya.

Ia menilai integrasi antara peternakan ayam rakyat dan koperasi desa membuka peluang besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Dukungan juga datang dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Wakil Ketua Umum Bidang Peternakan, Cecep Muhammad Wahyudin, menyatakan kesiapan organisasinya untuk menjembatani komunikasi antara pemerintah dan peternak, serta memberikan pendampingan agar program dapat berjalan efektif di lapangan.

0 Komentar