JAKARTA, Berita86.com– Memasuki awal Maret 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode 2–3 Maret 2026.
Data dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) yang dirilis pada Selasa, 3 Maret 2026, menunjukkan adanya beberapa peristiwa yang berdampak signifikan terhadap masyarakat.
BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait terus melakukan langkah tanggap darurat, mulai dari pendataan korban hingga distribusi bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Baca Juga:Prabowo Panggil Zulhas, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Stok Aman hingga Lebaran 2026Dua Bulan Pascabencana, 5.500 Rumah dan 98 Jembatan Rampung, Presiden Prabowo Minta Update Berkala ke Publik
Salah satu kejadian menonjol terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Banjir dipicu hujan deras selama lebih dari enam jam pada Senin siang, 2 Maret 2026, yang menyebabkan meluapnya sejumlah sungai, yakni Sungai Dinoyo, Kaliputih, Badean, dan Kalijompo.
Air bercampur lumpur kemudian menggenangi permukiman warga. Banjir merendam empat desa dan dua kelurahan di Kecamatan Panti, Rambipuji, dan Kaliwates, dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 70 sentimeter.
Sebanyak 132 kepala keluarga atau 435 jiwa terdampak, sementara 111 warga sempat mengungsi.
Tim BPBD setempat bergerak cepat melakukan penanganan, termasuk penyaluran bantuan logistik seperti makanan, matras, dan selimut.
Saat ini, kondisi banjir telah berangsur surut dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur.
Sementara itu, banjir juga masih terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang telah berlangsung sejak pertengahan Februari akibat tingginya curah hujan.
Luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet menyebabkan genangan di sejumlah wilayah, termasuk Desa Srijaya, Kutamakmur, dan Karangligar.
Tercatat sebanyak 317 rumah dan lima fasilitas ibadah terdampak, dengan tinggi air berkisar antara 5 hingga 80 sentimeter.
Baca Juga:KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Dibawa ke Gedung Merah Putih untuk PemeriksaanBanjir, Puting Beliung, dan Longsor Terjang Empat Provinsi, BNPB Imbau Tingkatkan Kewaspadaan
Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi menggunakan perahu karet serta patroli untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
Di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, hujan disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan pada 41 rumah di Desa Legundi dan Tri Dharmayoga, Kecamatan Ketapang.
Selain itu, dua fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap bangunan. Warga saat ini melakukan perbaikan secara mandiri dengan pendampingan petugas.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
