Jakarta, Berita86.com- Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menghadiri agenda silaturahmi dan diskusi para tokoh bangsa yang digelar Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa, 3 Maret 2026.
Pertemuan tersebut membahas kesiapan Indonesia menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin memanas.
Dalam forum tersebut hadir sejumlah tokoh nasional lintas generasi, di antaranya Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 Joko Widodo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-11 Boediono, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Baca Juga:Presiden Prabowo Sampaikan Surat Duka atas Wafatnya Khamenei, Diserahkan Lewat Dubes Iran di JakartaPresiden Prabowo Puji PKS: Mereka Usulkan Profesor dari ITB
Selain itu, hadir pula sejumlah mantan Menteri Luar Negeri seperti Hassan Wirajuda, Marty Natalegawa, dan Alwi Shihab.
Diskusi juga diikuti pimpinan lembaga tinggi negara, jajaran menteri kabinet, kepala badan, serta para ketua umum partai politik.
Menurut Almuzzammil, pertemuan tersebut secara khusus membahas kesiapan Indonesia dalam mengantisipasi dampak konflik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional, terutama eskalasi yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Ia menilai pemerintah perlu memiliki manajemen krisis yang terukur dan antisipatif.
Sebab, konflik geopolitik internasional tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi dalam negeri.
“Dampak konflik global bisa merembet pada ekonomi nasional, mulai dari kenaikan harga energi hingga menurunnya daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga,” ujar Almuzzammil.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya komunikasi publik yang jelas dan menenangkan agar masyarakat tetap merasa aman di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga:Presiden Prabowo Kenang Jenderal Try Sutrisno, Sosok Tegas dan SederhanaPresiden Prabowo Pulang, Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza dan Kerja Sama Ekonomi Global
Almuzzammil juga menyampaikan dukungan kepada Presiden Prabowo agar terus merangkul berbagai elemen bangsa, mulai dari elit politik, tokoh ekonomi, hingga tokoh keagamaan, untuk membuka ruang dialog dan menghimpun kecerdasan kolektif bangsa dalam menghadapi tantangan global.
“Di tengah situasi dunia yang tidak menentu, persatuan dan kebijaksanaan bersama menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia,” katanya. (*)
