JAKARTA, Berita86.com- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri pemutaran film Buya Hamka III di XXI Metropole, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 20 April 2026.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap industri film nasional, khususnya karya yang mengangkat tokoh inspiratif bangsa.
Ia menilai film ini penting untuk membantu generasi muda lebih dekat dengan sejarah dan mengenal figur teladan.
Baca Juga:Fakta LKPJ 2025: Jakarta Catat Rekor IPM Tertinggi, Investasi Tembus Rp270 TriliunPaskah 2026 di Taman Fatahillah Dihadiri Ribuan Jemaat, Rano Karno Tekankan Harmoni
Menurut Rano, perjalanan produksi film ini tidak mudah dan penuh tantangan. Namun, nilai utama yang ingin disampaikan adalah bagaimana sosok Buya Hamka dapat dikenalkan kembali sebagai panutan bagi anak muda masa kini.
Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap film bertema sejarah tidak cukup hanya dalam bentuk dana.
Perlu adanya ruang apresiasi agar karya-karya seperti ini bisa menjangkau lebih banyak penonton, terutama generasi muda.
Rano menyebut film sebagai medium efektif dalam menanamkan nilai kehidupan, semangat kebangsaan, serta keteladanan.
Karena itu, ia mendorong agar masyarakat lebih terbuka terhadap tontonan yang sarat pesan edukatif.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan pembentukan Jakarta Film Commission yang direncanakan hadir pada 22 Juni mendatang.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem perfilman sekaligus menjadikan Jakarta sebagai kota sinema bertaraf internasional.
Baca Juga:Langkah Berani Rano Karno: Pajak Bioskop Dipangkas 50%, Jakarta Didorong Jadi Kota SinemaWow! Satpol PP DKI Kumpulkan Uang untuk Bedah Rumah Warga, Groundbreaking Dipimpin Rano Karno
Masih dilansir dari rilis resmi Pemprov DKI Jakarta, Jakarta juga ditargetkan menjadi tuan rumah berbagai event film berskala global, membuka peluang lebih luas bagi industri kreatif dalam negeri.
Di akhir, Wagub Rano mengajak masyarakat—terutama para orang tua—untuk menjadikan film ini sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak, agar lebih mengenal sejarah serta tokoh bangsa yang penuh inspirasi. (*)
