Ia juga mengaitkan langkah ini dengan Gerakan Pilah Sampah yang mulai digencarkan sejak 10 Mei 2026.
Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada keterlibatan semua pihak, mulai dari pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat luas.
Kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya pun disebut menjadi kunci dalam mendorong terciptanya pasar ramah lingkungan di berbagai wilayah Jakarta.
Baca Juga:Hadiri 219 Tahun KAJ, Pramono Serukan Aksi Nyata: Dari Toleransi hingga Darurat Sampah JakartaRahasia Jakarta Tembus Top 50 Kota Dunia 2030, Misi Pramono ke 3 Negara Ini Jadi Kunci
“Ini bukan sekadar mengelola sampah, tapi bagaimana mengubah limbah menjadi sesuatu yang bernilai. Kami ingin Jakarta menjadi kota yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tegasnya, dilansir dari rilis resmi Pemprov DKI Jakarta. (*)
