Jakarta, Berita86.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menghadiri kegiatan Jalan Santai Kerukunan dan Kebhinekaan Lintas Iman dalam rangka peringatan 219 tahun Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).
Acara tersebut digelar di kawasan Katedral Jakarta, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi, 9 Mei 2026.
Kegiatan ini mengusung tema tentang rasa syukur sekaligus komitmen menjaga kelestarian alam.
Baca Juga:Ranperda RPIP Disahkan, Gubernur Pramono Ungkap Arah Baru Industri Jakarta hingga 2046Rahasia Jakarta Tembus Top 50 Kota Dunia 2030, Misi Pramono ke 3 Negara Ini Jadi Kunci
Tak hanya dihadiri oleh tokoh lintas agama, acara ini juga melibatkan sekitar 3.500 peserta dari berbagai elemen, mulai dari umat paroki, perwakilan kepercayaan, hingga lembaga pemerintah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Agama RI Nasaruddin Umar yang bersama para peserta mengikuti rangkaian kegiatan seperti jalan santai dan penanaman pohon.
Aksi ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat kebersamaan lintas iman.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono Anung menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat.
Ia menilai langkah sederhana seperti menanam pohon dan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan bisa memberi dampak besar bagi keberlangsungan bumi.
Menurutnya, partisipasi publik sangat penting untuk menciptakan perubahan nyata. Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera memulai gerakan pemilahan sampah secara masif.
Program tersebut akan diluncurkan bertepatan dengan pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta, sebagai tindak lanjut dari kebijakan resmi pemerintah daerah.
Baca Juga:Kunjungi Shenzhen, Pramono Siapkan Lompatan Besar MRT JakartaWarga Jakarta Diuntungkan, Pramono Siapkan Regulasi Baru untuk Air Bersih Murah dan Merata
Langkah ini diambil untuk mengurangi tekanan pada Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang yang saat ini telah menampung lebih dari 55 juta ton sampah.
Pramono pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk KAJ, untuk ikut berperan aktif dalam gerakan tersebut.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang lebih baik akan berdampak langsung pada kualitas hidup warga Jakarta.
Selain isu lingkungan, Pramono juga memberikan apresiasi terhadap peran Keuskupan Agung Jakarta dalam menjaga toleransi dan keharmonisan sosial di ibu kota.
Pramono menyebut, suasana damai yang tercipta menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat lintas agama.
Bahkan, ia mengungkapkan bahwa Jakarta saat ini termasuk kota dengan tingkat keamanan tinggi di kawasan Asia Tenggara, hanya berada di bawah Singapura.
