Kapten Persija Rizky Ridho Kecewa Ditahan Imbang Borneo FC, tapi Yakin Peluang Juara Masih Terbuka!

Rizky ridho
Bek sekaligus kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho. Foto: Persija.
0 Komentar

JAKARTA, Berita86.com– Keluarga besar Persija Jakarta kecewa. Tak hanya pemain, Jakmania juga pasti kecewa berat. Bagaimana tidak, kemenangan di depan mata itu buyar.

Bermain di kandang sendiri, Jakarta International Stadium atau JIS, Macan Kemayoran harus menerima kenyataan skor akhir 2-2.

Ya, pertandingan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 melawan Borneo FC itu berakhir imbang, Selasa malam, 3 Maret 2026.

Baca Juga:Ambisi Itu Terwujud! Persija Menang di Ternate, Kandaskan Tuan Rumah Malut UnitedRizky Ridho Perpanjang Kontrak dengan Persija hingga 2028, Ingin Tuntaskan Target yang Belum Tercapai

Kekecewaan pun tak bisa disembunyikan dari bek sekaligus kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, yang diungkapkan usai pertandingan yang berjalan sengit itu.

Hasil tersebut terasa menyakitkan, terlebih Persija tampil di hadapan pendukungnya sendiri.

Ridho mengakui timnya sudah berupaya maksimal untuk mengamankan tiga poin penting, namun hasil akhir tidak sesuai harapan.

“Kami sangat kecewa kehilangan dua poin di kandang. Semua pemain tentu merasakan hal yang sama karena target kami adalah terus mendekati papan atas dan bersaing menjadi juara,” ungkapnya, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

Perlu diketahui, saat ini Persib tetap berada di puncak klasemen sementara dengan mengumpulkan 54 poin dari 23 pertandingan yang dimainkan.

Sementara Persija, dengan hasil imbang melawan Borneo FC, berarti di posisi kedua dengan 51 poin dari 24 pertandingan.

Meski diliputi rasa kecewa, Rizky Ridho menegaskan bahwa peluang Persija untuk meraih gelar musim ini belum tertutup.

Baca Juga:Ini Jadwal Main Indonesia di FIFA Series 2026 di GBK Jakarta: Tanggal dan Jam LengkapSerentak Jaga Jakarta Bersih, Wagub Rano Pimpin Pasukan di Jakpus

Ia menyebut sisa pertandingan akan menjadi penentu dan harus dijalani dengan semangat juang tinggi.

Menurutnya, sekitar 10 laga tersisa harus diperlakukan seperti partai final. Fokus dan konsistensi menjadi kunci jika Persija ingin tetap berada dalam jalur perebutan gelar juara.

Di sisi lain, Ridho juga menyoroti performa lini pertahanan yang masih perlu pembenahan.

Ia mengakui timnya masih kerap kehilangan konsentrasi di momen penting, yang berujung kebobolan.

“Kami harus lebih fokus dan disiplin, terutama dalam menjalankan instruksi pelatih. Kesalahan kecil bisa berdampak besar, dan itu yang harus kami perbaiki ke depan,” jelasnya, dilansir dari laman resmi klub.

Dengan evaluasi yang terus dilakukan dan tekad untuk bangkit, Ridho tetap optimistis Persija mampu memanfaatkan sisa musim.

0 Komentar