Jakarta Belajar dari Copen Hill: Teknologi Ubah Sampah Jadi Energi, Solusi Tuntas Masalah Kota?

Kunjungan
Wagub DKI Jakarta Rano Karno meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah modern Copen Hill di Kopenhagen, Denmark. Foto: Pemprov DKI Jakarta.
0 Komentar

Kopenhagen, Berita86.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mencari solusi konkret untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Salah satunya dilakukan dengan meninjau langsung fasilitas pengolahan sampah modern Copen Hill di Kopenhagen, Denmark.

Kunjungan yang dipimpin Wakil Gubernur Rano Karno ini menjadi langkah strategis untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah terintegrasi berbasis teknologi ramah lingkungan yang telah berhasil diterapkan di kota tersebut.

Baca Juga:Ribuan CCTV Jakarta Disatukan, Polisi Kini Bisa Pantau Kejadian Secara Real TimeResmi Dibuka: Kelenteng Tian Fu Gong di PIK 2 Disiapkan Jadi Magnet Wisata Religi Baru Jakarta

Di Copen Hill, sampah yang sudah dipilah diproses menggunakan teknologi waste-to-energy.

Melalui pembakaran bersuhu tinggi hingga sekitar 1.000 derajat Celsius, sampah diubah menjadi energi panas yang kemudian menggerakkan turbin untuk menghasilkan listrik.

Energi ini dimanfaatkan untuk kebutuhan puluhan ribu rumah tangga di Kopenhagen, sekaligus menyediakan pemanas bagi warga.

Keberhasilan sistem ini tidak hanya bertumpu pada teknologi canggih, tetapi juga pada disiplin masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

Pengelola menerapkan pemilahan dalam berbagai kategori, mulai dari sampah makanan hingga material seperti plastik, kaca, dan logam, sehingga proses pengolahan menjadi lebih optimal.

Sejak beroperasi, fasilitas ini mampu mengolah ratusan ribu ton sampah setiap tahun dan menghasilkan energi listrik serta panas dalam jumlah besar.

Bahkan, limbah sisa pembakaran masih bisa dimanfaatkan kembali, seperti untuk campuran bahan konstruksi.

Menariknya, Copen Hill tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pengolahan sampah.

Baca Juga:Dari Cannes, Jakarta Siapkan Lompatan Besar Jadi Pusat Industri Film AsiaJakarta Siapkan Gebrakan Besar: Reformasi Kesehatan dan Perlindungan Perempuan Jadi Sorotan DPRD

Kawasan ini juga dirancang terbuka dan ramah publik, dilengkapi area edukasi, ruang rekreasi, hingga arena olahraga.

Konsep ini mengubah stigma tempat pengolahan sampah menjadi ruang yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Rano Karno menilai pengalaman Kopenhagen menjadi referensi penting bagi Jakarta dalam mempercepat pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.Ia menegaskan, kunci utama keberhasilan tetap terletak pada perubahan perilaku masyarakat.

Pemilahan sampah dari sumber menjadi fondasi penting agar teknologi yang dibangun dapat berjalan efektif.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, Jakarta dinilai memiliki peluang besar untuk menekan volume sampah sekaligus mengubahnya menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi kota. (*)

0 Komentar