Paris, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama lebih dari 500 warga negara Indonesia (WNI) dan diaspora di halaman Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5/2026) pukul 09.00 waktu setempat atau 14.00 WIB.
Setelah sholat, suasana hangat langsung terasa. Presiden Prabowo menyempatkan diri bersalaman dan berbincang dengan para jamaah, lalu menikmati kebersamaan dalam jamuan makan bersama yang telah dihadiri sejak pagi hari.
Momen ini menjadi lebih dari sekadar perayaan keagamaan. Di tengah perantauan, kebersamaan tersebut menghadirkan rasa kekeluargaan yang kuat, mempererat tali silaturahmi antar WNI dalam nuansa Idul Adha yang penuh khidmat dan kehangatan.
Baca Juga:Idul Adha 1447 H, Prabowo Bagikan 1.098 Sapi Kurban: Libatkan Peternak LokalPrabowo Sholat Id di Paris, Awali Kunjungan Kenegaraan ke Prancis dengan Silaturahmi WNI
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat.
Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Menteri Tenaga Kerja Prancis serta regu jajar kehormatan.
Setibanya di hotel, Presiden Prabowo juga mendapat sambutan hangat dari ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menunggu sejak pagi.
Antusiasme diaspora Indonesia ini menjadi bagian penting dalam menyambut kunjungan kenegaraan tersebut.
Seskab Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa kedatangan ini menandai dimulainya rangkaian state visit Presiden Prabowo ke Prancis yang telah diagendakan sejak tahun lalu dan sempat mengalami beberapa kali penjadwalan ulang.
Sebelum memulai agenda resmi kenegaraan, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan Sholat Idul Adha di Wisma KBRI Paris sekaligus bersilaturahmi dengan WNI.
Momen ini menjadi simbol kedekatan pemimpin negara dengan masyarakat Indonesia di luar negeri, khususnya dalam perayaan hari besar keagamaan.
Baca Juga:Prabowo Siapkan 400 Calon Bos BUMN Masa Depan: Program Rahasia 9 Bulan Jadi KunciDari Kebumen ke Dunia! Prabowo Panen Udang, Targetkan Indonesia Jadi Produsen Nomor 1 Global
Kunjungan ini memiliki arti strategis mengingat Indonesia dan Prancis saat ini menjalin berbagai kerja sama penting di sejumlah sektor.
Indonesia dipandang sebagai gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis menjadi pintu masuk strategis bagi Asia—terutama Asia Tenggara—menuju kawasan Eropa.
Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap hubungan bilateral kedua negara semakin erat serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang. (*)
