Tim DVI Identifikasi 57 Korban Longsor Bandung Barat, Pencarian Enam Orang Hilang Terus Diperluas

Evakuasi
Proses pencarian sekaligus evakuasi korban longsor Bandung Barat. Foto: BNPB.
0 Komentar

BANDUNG BARAT, Berita86.com– Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi sebanyak 57 jenazah korban bencana longsor yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.

Seluruh jenazah yang telah teridentifikasi tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dimakamkan secara layak.

Berdasarkan data sementara hingga Minggu, 1 Februari 2026 pukul 16.00 WIB, tim SAR gabungan telah mengevakuasi dan mengirimkan total 74 kantong jenazah ke pos DVI untuk menjalani proses identifikasi.

Baca Juga:Korpasgat Aktif Terlibat Operasi SAR Longsor Bandung Barat: Fokus ke Titik Diduga Korban TertimbunOperasi Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Diperpanjang, Puluhan Korban Diduga Belum Ditemukan

Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 kantong jenazah masih dalam tahap pemeriksaan dan pencocokan data oleh tim DVI.

Operasi pencarian dan pertolongan kembali dilanjutkan pada hari ini, Senin, 2 Februari 2026, sejak pukul 08.00 WIB.

Dalam upaya mempercepat pencarian terhadap enam korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang, tim SAR gabungan meningkatkan pengerahan peralatan berat serta memperluas area pencarian.

Dilansir dari rilis resmi BNPB, sedikitnya 18 unit alat berat dikerahkan untuk mendukung proses evakuasi dan pembersihan material longsoran.

Di lapangan, tim SAR gabungan menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca yang masih diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.

Hingga saat ini, jumlah personel SAR gabungan yang dikerahkan mencapai sekitar 3.229 orang dari berbagai unsur.

Baca Juga:Mentan Bawa 24 Truk Bantuan untuk Korban Longsor Bandung Barat, Siapkan Solusi Permanen Cegah BencanaTinjau Banjir Bandang dan Longsor Bandung Barat, Wapres Gibran Pastikan Penanganan Cepat dan Terpadu

Sementara itu, berdasarkan data awal dan pembaruan terkini, sebanyak 517 jiwa pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinyatakan relatif aman.

Namun demikian, masih terdapat 159 jiwa dari 49 kepala keluarga (KK) yang bertahan di lokasi pengungsian karena rumah mereka belum dapat ditempati.

Untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan berbagai bantuan logistik.

Bantuan tersebut meliputi 200 paket sembako, 200 paket makanan siap saji, 200 matras, 50 paket alat kebersihan, dua unit toilet portable, satu unit genset, satu unit pompa alkon, serta 100 lembar selimut bagi para pengungsi. (*)

0 Komentar