Hari KI 2026: Industri Olahraga Melejit, DJKI Buka Peluang Ekonomi dari Hak Kekayaan Intelektual

Penjelasan
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dalam kegiatan yang digelar di kawasan Car Free Day Sudirman-Thamrin, Minggu, 26 April 2026. Foto: DJKI.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Momentum Hari Kekayaan Intelektual (Hari KI) Sedunia 2026 dimanfaatkan pemerintah untuk menegaskan besarnya potensi ekonomi dari sektor olahraga yang kini berkembang menjadi industri bernilai tinggi.

Hal ini disampaikan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas dalam kegiatan yang digelar di kawasan Car Free Day Sudirman-Thamrin, Minggu, 26 April 2026.

Menurut Supratman, olahraga tidak lagi sekadar hiburan, tetapi telah menjadi ekosistem bisnis besar yang melibatkan berbagai produk dan inovasi.

Baca Juga:DJKI Tegaskan Pentingnya Pelindungan Kekayaan Intelektual di Platform E-CommercePrabowo Gaspol Proyek Tanggul Laut Raksasa, 30 Juta Warga Pesisir Utara Jawa Jadi Prioritas

Mulai dari pakaian hingga sepatu olahraga, semuanya memiliki nilai Kekayaan Intelektual yang bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi.

Ia menekankan bahwa sinergi antara perlindungan hukum dan strategi komersialisasi menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi tersebut.

Negara, kata dia, hadir untuk memastikan setiap ide dan karya kreatif memiliki nilai ekonomi sekaligus mampu membuka lapangan kerja.

Lebih jauh, Indonesia kini mencatat capaian penting dengan masuk dalam jajaran 15 negara yang telah menerapkan skema pembiayaan berbasis KI.

Kebijakan ini membuka peluang bagi pelaku industri untuk menjadikan aset intelektual sebagai jaminan dalam mengakses pendanaan, sejalan dengan arah pembangunan ekonomi di era Prabowo Subianto.

Transformasi layanan juga terus dilakukan melalui peluncuran aplikasi “Pasti”, sebuah super app yang mengintegrasikan ratusan layanan hukum dalam satu platform digital.

Inovasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pendaftaran KI sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para inovator.

Baca Juga:Wonosobo Dibidik Jadi Sentra Susu Nasional, Peluang Investasi Peternakan Makin MenggiurkanIndo Livestock 2026 Siap Digelar, Kementan Dorong Industri Peternakan Tembus Pasar Global

Masih dilansir dari rilis resmi Ditjen KI, Direktur Jenderal KI Hermansyah Siregar menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat secara luas.

Melalui kolaborasi dengan kantor wilayah di berbagai daerah, edukasi KI kini digencarkan hingga ke ruang publik agar masyarakat semakin memahami nilai ekonominya.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga diajak untuk terlibat langsung melalui layanan konsultasi di Klinik KI Bergerak.

Program ini memungkinkan siapa saja mendapatkan pendampingan terkait pendaftaran dan pengelolaan KI secara praktis.

Berbagai aktivitas interaktif turut meramaikan peringatan ini, mulai dari olahraga bersama, hiburan, hingga diskusi dengan pelaku industri.

Semua dirancang untuk mendorong kesadaran bahwa setiap ide memiliki potensi ekonomi jika dilindungi dan dikelola dengan tepat. (*)

0 Komentar