Wonosobo Dibidik Jadi Sentra Susu Nasional, Peluang Investasi Peternakan Makin Menggiurkan

Kolaborasi
Wamentan Sudaryono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani di Wonosobo, Jawa Tengah. Foto: Kementan.
0 Komentar

Wonosobo, Berita86.com— Pemerintah terus membuka peluang besar bagi investor di sektor peternakan guna memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya komoditas susu dan daging.

Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, kini diproyeksikan sebagai salah satu wilayah strategis untuk dikembangkan menjadi pusat produksi sapi perah dan sapi pedaging.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa prospek usaha peternakan saat ini sangat menjanjikan.

Baca Juga:Kementan Dorong Investasi Susu di Jateng, Peluang Peternak Makin LuasHarga Susu Dijaga, DPR dan Kementan Dengar Langsung Keluhan Peternak Salatiga

Menurutnya, permintaan pasar terhadap susu dan daging terus meningkat, sehingga memberikan jaminan pasar bagi pelaku usaha.

Ia menyampaikan bahwa beternak sapi perah maupun sapi pedaging memiliki kepastian penyerapan hasil produksi. Susu segar maupun daging sapi dinilai akan selalu dibutuhkan oleh pasar domestik.

Dalam kesempatan yang sama, Sabtu, 25 April 2026, ia juga menyoroti tingginya kebutuhan susu nasional yang saat ini sebagian besar telah terserap untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kondisi ini, menurutnya, menjadi momentum tepat bagi investor untuk masuk ke sektor peternakan.

Masih dilansir dari rilis resmi Kementan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa kapasitas produksi susu dalam negeri masih jauh dari kebutuhan.

Saat ini, produksi domestik baru mampu memenuhi sekitar seperempat dari total permintaan, sehingga peluang pasar masih terbuka sangat luas.

Ia menilai program MBG ke depan akan semakin mendorong peningkatan konsumsi susu nasional.

Baca Juga:Kementan dan JICA Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Produksi Susu dan Daging NasionalDi Baturraden, Menko Pangan Dorong Penguatan Susu Nasional untuk Sukseskan Program MBG

Oleh karena itu, daerah dengan potensi seperti Wonosobo perlu segera dipersiapkan menjadi pusat produksi susu segar.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengakui bahwa meski produksi daging relatif kuat, sektor susu masih menghadapi tantangan besar.

Untuk itu, upaya peningkatan populasi sapi perah dan penguatan kesehatan hewan terus didorong agar produktivitas ternak tetap terjaga.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha, sektor peternakan diharapkan semakin berkembang.

Selain meningkatkan kesejahteraan peternak, langkah ini juga menjadi strategi penting untuk menekan ketergantungan impor susu dan daging di Indonesia. (*)

0 Komentar