JAKARTA, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan kuat dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Jumat, 1 Mei 2026.
Di hadapan ribuan pekerja yang berkumpul pada acara May Day di kawasan Monas, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kaum buruh.
Perlindungan itu melalui kebijakan-kebijakan konkret. Mulai dari perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga jaminan bagi pengemudi transportasi online.
Baca Juga:Di Hadapan 1.500 Komandan TNI, Prabowo Subianto Kobarkan Semangat Juang dan Soliditas NasionalPrabowo Gas Pol Hilirisasi! 13 Proyek Raksasa Rp116 Triliun Dimulai, Ini Dampaknya untuk Ekonomi RI
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut momentum Hari Buruh Internasional sebagai hari bersejarah bagi perjuangan kaum pekerja di seluruh dunia.
Ia mengaku merasa terhormat dapat hadir langsung bersama para buruh yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Menurutnya, kerja keras buruh yang dilakukan dengan kejujuran dan penuh tanggung jawab demi keluarga merupakan bentuk pengabdian yang mulia.
Pemerintah, kata dia, memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan nyata atas dedikasi tersebut.
Sebagai bentuk komitmen, Presiden Prabowo mengumumkan telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 10 Tahun 2026 yang bertujuan melindungi pekerja dari ancaman PHK.
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para buruh di tengah dinamika ekonomi.
Tak hanya itu, ia juga mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang secara khusus mengatur perlindungan bagi pekerja transportasi online atau ojol.
Baca Juga:Ambisi Pendidikan Prabowo: Sekolah Modern, Guru Top, dan Teknologi CanggihDari Menteri hingga Penasihat, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo
Dalam aturan tersebut, perusahaan aplikasi diwajibkan memberikan jaminan sosial, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja bagi para pengemudi.
Selain perlindungan sosial, regulasi ini juga mengatur sistem pembagian pendapatan yang dinilai harus lebih adil bagi para mitra pengemudi.
Presiden Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen pekerja, termasuk buruh, petani, dan nelayan, yang telah memberikan dukungan terhadap kepemimpinannya.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut menjadi dasar komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Menutup pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan tekad pemerintah untuk tetap konsisten membela kepentingan rakyat, khususnya mereka yang masih menghadapi kesulitan ekonomi.
Ia memastikan tidak akan mundur dalam menghadapi berbagai tantangan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. “Hidup buruh, hidup rakyat,” seru Presiden Prabowo Subianto, disambut antusias para peserta. (*)
