Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi, Bukti Nyata Program Presiden Prabowo

Rumah subsidi
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Perumahan Maruarar Sirait saat akad massal 62 ribu rumah subsidi pada Kamis, 30 Juli 2026. Foto: Setpres.
0 Komentar

Jawa Tengah, Berita86.com– Presiden Prabowo Subianto mencetak sejarah baru dengan memimpin langsung akad massal sebanyak 62 ribu rumah subsidi pada Kamis, 30 Juli 2026.

Program ini dilaksanakan serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota dan 36 provinsi di seluruh Indonesia, dengan pusat pelaksanaan akad massal di Jawa Tengah.

Ribuan hunian tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam Program KPR Sejahtera, yang bertujuan memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah layak huni.

Baca Juga:Program Bedah Rumah Dipercepat, 400 Ribu Hunian Jadi Target 2026Prabowo Gaspol! 400 Ribu Rumah Rakyat Dikebut Tahun Ini, Lahan Negara Siap Disulap Jadi Hunian

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan program besar ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta terus meningkatkan kualitas diri demi masa depan keluarga yang lebih baik.

Program FLPP sendiri merupakan bagian dari target besar Program Tiga Juta Rumah.

Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 350 ribu unit rumah subsidi melalui FLPP dan 400 ribu unit melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Berbagai kemudahan juga diberikan kepada masyarakat, mulai dari suku bunga tetap 5 persen, pembebasan PPN (PPN-DTP), gratis BPHTB dan PBG, hingga subsidi uang muka.

Capaian program ini menunjukkan hasil signifikan. Hingga Juli 2026, sebanyak 107.410 masyarakat telah menerima manfaat FLPP dengan tingkat hunian mencapai 93,35 persen.

Akad massal kali ini pun menjadi yang terbesar, melibatkan sekitar 62 ribu debitur sekaligus mempercepat pengurangan backlog perumahan nasional.

Baca Juga:Langkah Besar Prabowo: BGN Diperkuat, Universitas RI Disiapkan Lahirkan SDM EliteInstruksi Tegas Prabowo: Koperasi Merah Putih Jadi Pusat Distribusi Bantuan Nasional

Tak hanya itu, sektor perumahan juga memberi dampak besar terhadap perekonomian.

Tercatat, sektor ini mampu menyerap hingga 8,65 juta tenaga kerja atau sekitar 5,86 persen dari total tenaga kerja nasional, serta menggerakkan berbagai sektor lain seperti konstruksi, perbankan, pengembang, hingga UMKM.

Setiap rumah yang dimiliki masyarakat bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga simbol peningkatan kesejahteraan, pembuka lapangan kerja, dan penggerak ekonomi nasional.

Sementara itu, usai menjalankan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah, Presiden Prabowo melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta menggunakan KA Nusantara Explorer, kereta premium yang masih dalam tahap uji coba.

Kereta tersebut berangkat sekitar pukul 17.05 WIB dan menempuh perjalanan selama kurang lebih 4,5 jam hingga tiba di Stasiun Manggarai.

0 Komentar