Jakarta, Berita86.com– Badan Narkotika Nasional (BNN) mendorong penguatan aturan terkait tata kelola peredaran rokok elektrik atau vape.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi potensi penyalahgunaan produk tersebut sebagai sarana peredaran zat narkotika dan bahan berbahaya.
Dorongan itu disampaikan BNN dalam rapat pembahasan kebijakan tata kelola peredaran rokok elektrik yang berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga:Kolaborasi BNN–Komdigi Makin Kuat, Perang Lawan Narkoba di Ruang DigitalKoneksi Narkoba dan Terorisme Jadi Ancaman Nyata, BNN-BNPT Bergerak Cepat
Pertemuan tersebut melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kemenko PMK, Kemenko Perekonomian, BNN, Kementerian Perdagangan, BPOM, Polri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian PPPA, serta Kantor Staf Presiden.
Masing-masing instansi menyampaikan pandangan sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk BNN yang menyoroti perkembangan peredaran narkotika dan zat adiktif dalam bentuk cair.
BNN Ungkap Temuan Etomidate hingga Ketamin
Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN, Aldrin M.P. Hutabarat yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan sejumlah temuan hasil pengungkapan sepanjang 2026.
BNN mencatat telah menyita 8.276,15 mililiter etomidate, 3.485 cartridge vape, dan 1,3 ton ketamin.
Temuan tersebut menjadi perhatian BNN karena dinilai menunjukkan adanya potensi pemanfaatan rokok elektrik dalam penyalahgunaan maupun peredaran zat berbahaya.
Aldrin mengatakan peningkatan peredaran narkotika dalam bentuk cair dapat berdampak luas terhadap masyarakat.
“Tingginya peredaran narkotika cair tentu akan meningkatkan jumlah penyalahguna narkotika dan zat adiktif yang akan memberikan dampak buruk tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada aspek lainnya,” ujar Aldrin, dilansir dari rilis resmi BNN.
Dampaknya Tak Hanya pada Kesehatan
Baca Juga:Di Depan DPR, Kepala BNN Ingatkan Dampak Besar Jika Aturan Ini DiubahBNN Gandeng Rusia, Strategi Baru Lawan Narkotika Internasional Mulai Diterapkan
Menurut BNN, persoalan peredaran zat narkotika dan zat adiktif dalam bentuk cair tidak berhenti pada aspek kesehatan.
Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut juga dapat meningkatkan beban sosial dan ekonomi yang harus ditanggung negara.
Beban tersebut dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kebutuhan rehabilitasi bagi penyalahguna, biaya pemasyarakatan bagi kurir dan bandar, hingga pembiayaan pemulihan kesehatan masyarakat yang terdampak.
Karena itu, BNN menilai diperlukan langkah kebijakan yang lebih tegas untuk mencegah potensi penyalahgunaan melalui produk rokok elektrik.
