Gianyar, Berita86.com- Persib Bandung harus mengubur mimpi meraih gelar Piala Presiden 2026 setelah kalah dramatis dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti dengan skor 6-7.
Laga final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026), berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu.
Maung Bandung sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Ramadhan Sananta pada menit ke-20.
Baca Juga:2 Pemain Baru Persib Bikin Heboh: Notsuda Pilih 17, Alasan Sandy Walsh Pakai Nomor 6 Bikin HaruPERSIB Gaspol! Igor Tolic Langsung Tancap Gas di Latihan Perdana, Wajah Baru Bermunculan
Namun, respons cepat ditunjukkan Persib yang hanya butuh empat menit untuk menyamakan skor melalui sundulan Patricio Matricardi.
Pelatih Igor Tolic mempertahankan susunan pemain yang sebelumnya sukses menghadapi Persija Jakarta.
Teja Paku Alam dipercaya di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Kakang Rudianto, Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal.
Sementara lini tengah dikomandoi Luciano Guaycochea dan Gakuto Notsuda, serta Adam Alis sebagai kapten. Di lini depan, Luka Menalo, Uilliam Barros, dan Balsa Sekulic menjadi andalan.
Pertandingan berjalan hati-hati di awal, meski kedua tim mulai meningkatkan intensitas serangan setelah lima menit pertama.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan lebih dulu sebelum Persib menyamakan kedudukan jelang pertengahan babak pertama. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Tolic melakukan sejumlah perubahan untuk menjaga ritme permainan.
Baca Juga:Skuad Mewah Persib 2026/2027: Ragnar Oratmangoen dan Notsuda Jadi Senjata BaruSatu Musim, Satu Sejarah! Barba Resmi Berpisah dari Persib
Al Hamra Hehanussa dan Dedi Kusnandar masuk menggantikan pemain yang cedera dan kelelahan. Meski beberapa peluang tercipta, tak ada gol tambahan hingga waktu normal berakhir.
Di babak tambahan, tekanan lebih banyak datang dari Persebaya. Namun, penyelamatan gemilang Teja Paku Alam menjaga peluang Persib tetap hidup.
Situasi semakin sulit setelah Mariano Peralta diganjar kartu merah usai tinjauan VAR pada menit ke-112.
Bermain dengan 10 orang, Persib bertahan mati-matian hingga peluit panjang berbunyi. Skor tetap 1-1 dan laga harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, dua penendang awal Persib gagal menjalankan tugasnya.
Meski lima eksekutor berikutnya sukses, Persebaya tampil lebih tenang dengan enam penendang berhasil mencetak gol. Hanya satu yang gagal, memastikan kemenangan 7-6 bagi tim Bajul Ijo.
Hasil ini membuat Persib harus puas sebagai runner-up, sementara Persebaya keluar sebagai juara Piala Presiden 2026 dalam laga final yang penuh tensi dan drama hingga detik terakhir. (*)
