Bandung, Berita86.com- Kebersamaan antara Persib Bandung dan Federico Barba resmi berakhir setelah kompetisi Super League musim 2025/2026 rampung.
Usai kontraknya selesai, kedua pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim berikutnya.
Walau hanya berlangsung satu musim, kehadiran bek asal Italia tersebut memberikan dampak besar bagi perjalanan tim.
Baca Juga:Optimisme Saddil Menggema! Persib Diyakini Bisa Bersinar di ACC 2026/2027Dari Persib ke Timnas, Beckham Putra Tak Henti Cetak Prestasi
Barba menjadi salah satu sosok kunci di balik keberhasilan Persib mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara liga tertinggi Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut—sebuah pencapaian yang belum pernah ditorehkan klub lain.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan dalam rilis resmi klub pada Jumat, 19 Juni 2026, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan sang pemain selama memperkuat Maung Bandung.
Ia menilai Barba mampu menunjukkan kualitas, karakter kuat, serta profesionalisme tinggi dalam waktu yang relatif singkat.
Peran pemain bernomor punggung 93 tersebut dinilai penting dalam membantu tim mencapai target besar musim ini.
Federico Barba didatangkan pada awal musim 2025/2026 setelah mengakhiri kebersamaannya dengan klub Swiss, FC Sion.
Berbekal pengalaman panjang di kompetisi Eropa, pemain kelahiran Roma itu langsung menjadi pilar penting di lini pertahanan Persib.
Sepanjang musim, Barba tampil konsisten dengan kontribusi yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Baca Juga:Tak Mudah! Persib Dikepung Klub Juara Asia Tenggara di ACC Shopee CupPersib Juara, FIFA Ikut Angkat Bicara, Surat dari Gianni Infantino Jadi Sorotan Dunia
Di ajang BRI Super League, ia mencatatkan 28 penampilan dan menyumbang lima gol—catatan impresif untuk seorang bek.
Sementara di kompetisi AFC Champions League Two, ia tampil dalam tujuh laga dan ikut membawa Persib bersaing di level Asia.
Tak hanya di atas lapangan, kehadiran Barba juga membawa pengaruh positif lewat pengalaman, mentalitas juara, serta jiwa kepemimpinan yang memperkuat tim sepanjang musim yang penuh tantangan.
Persib menilai setiap perjalanan memiliki waktunya sendiri. Meski kerja sama telah berakhir, kontribusi dan kenangan yang ditinggalkan Barba akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah klub.
Masih dilansir dari laman resmi klub, Manajemen juga mendoakan kesuksesan sang pemain dalam perjalanan karier selanjutnya, seraya menegaskan bahwa pintu Persib akan selalu terbuka bagi para pemain yang pernah memberikan dedikasi terbaiknya.
