Jakarta, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh kekompakan dan kerja sama di antara para elite nasional.
Hal tersebut disampaikan saat bertemu dengan para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, baik dari tingkat pusat maupun daerah, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Dalam pernyataannya, Presiden menjelaskan bahwa yang dimaksud elite bangsa tidak hanya berasal dari kalangan politik atau ekonomi.
Baca Juga:Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi, Bukti Nyata Program Presiden PrabowoSilaturahmi Kadin dengan Dedi Mulyadi, Bahas Kolaborasi Dongkrak Ekonomi Jabar
Ia menekankan bahwa peran penting juga datang dari tokoh intelektual, pemuka agama, budayawan, seniman, pelaku usaha, hingga para pekerja.
Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa konflik berkepanjangan di antara elite justru menjadi penghambat utama kemajuan negara.
Oleh karena itu, seluruh pemimpin bangsa di berbagai sektor diminta untuk menempatkan kepentingan nasional di atas perbedaan yang ada.
Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kabinet Merah Putih serta Kadin Indonesia yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat untuk bersinergi sejak awal pemerintahannya.
Dengan semangat persatuan dan kolaborasi lintas sektor, Presiden optimistis Indonesia memiliki kekuatan besar untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan daya saing, serta mewujudkan visi sebagai negara maju yang adil dan sejahtera.
Presiden juga mengingatkan bahwa dinamika geopolitik global harus disikapi dengan kewaspadaan dan kebijaksanaan, mengingat Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki posisi strategis.
Sementara itu, sejumlah pelaku usaha menyampaikan apresiasi terhadap arah kebijakan pemerintah.
Baca Juga:Langkah Besar Prabowo: BGN Diperkuat, Universitas RI Disiapkan Lahirkan SDM EliteSidang Kabinet: Prabowo Klaim Ekonomi Makin Kuat, Kebocoran Negara Mulai Ditutup
Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pangan Kadin Indonesia Mulyadi Jayabaya menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, serta penyederhanaan tata kelola distribusi pupuk telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan petani.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady mengapresiasi kepemimpinan Presiden yang dinilai visioner, berorientasi pada eksekusi, serta mampu mendorong berbagai agenda transformasi nasional.
Melalui sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan dunia usaha, berbagai program prioritas nasional diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan menuju target 8 persen. (*)
