Airlangga Hartarto Dampingi Presiden di KTT ASEAN, Ini Pesan Penting untuk Dunia

Dampingi presiden
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy Indra Wijaya mendampingi Presiden Prabowo Subianto di ajang KTT ASEAN di Cebu Filipina. Foto: Setkab.
0 Komentar

Cebu Filipina, Berita86.com- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Jumat, 8 Mei 2026.

Dalam forum tingkat tinggi tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peran ASEAN sebagai penopang stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global.

Menurut Presiden, stabilitas kawasan hanya dapat terwujud melalui penguatan solidaritas, persatuan, serta kerja sama yang erat antarnegara anggota ASEAN.

Baca Juga:Menko Airlangga: Ekonomi Indonesia Tangguh di Tengah Gejolak Global, Investasi Serap 2,7 Juta Tenaga KerjaMenko Airlangga Terima Sekjen CPOPC, Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global Sawit

Ia mengingatkan bahwa konflik dan persaingan geopolitik justru berpotensi membawa dampak negatif bagi masyarakat dan menghambat pembangunan di kawasan Asia Tenggara.

“Konflik dan rivalitas hanya akan merugikan rakyat. ASEAN harus tetap mengedepankan dialog dan kerja sama sebagai fondasi utama hubungan antarnegara,” tegas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga mengingatkan agar ASEAN tetap menjaga independensi dan tidak terseret dalam pusaran rivalitas kekuatan besar dunia.

Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan kawasan dari kepentingan sesaat yang dapat memecah belah.

“Kita tidak boleh terbawa arus persaingan geopolitik yang dapat mengganggu persatuan ASEAN,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut mengajak seluruh negara anggota ASEAN untuk terus memperkuat budaya damai, saling percaya, serta meningkatkan kolaborasi di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Menurutnya, ASEAN harus mampu menjadi contoh kawasan yang aman, harmonis, dan konsisten dalam menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian dunia.

Baca Juga:Prabowo Serukan ASEAN Percepat Diversifikasi Energi, Waspadai Ancaman GlobalHarga Pertalite dan Solar Tak Naik hingga Akhir 2026, Tapi Tiket Pesawat Naik, Ini Penjelasan Airlangga

Masih dari agenda tersebut, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto juga mendampingi Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat kerja sama yang lebih adaptif, konkret, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan energi dan pangan.

Presiden juga menyampaikan bahwa BIMP-EAGA perlu terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan kawasan yang semakin dinamis.

Kerja sama subkawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga mampu menghadirkan langkah nyata yang responsif terhadap perubahan global.

0 Komentar