“Perlindungan maksimal, pelayanan optimal, ialah janji Instalasi Karantina Terpadu Puspa Agro. Mari kita buktikan bersama bahwa Indonesia mampu menghadirkan sistem karantina yang modern, ramah usaha, dan selalu berpihak kepada kepentingan nasional,” imbuh Karding.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir pada acara tersebut, menekankan bahwa pihaknya akan secara optimal mendukung upaya yang dilakukan Barantin, terutama guna mendukung program Jatim Hub, sebagai gerbang baru nusantara.
Karantina Terpadu Jawa Timur sendiri merupakan bagian dari penguatan infrastruktur pelayanan publik dan perdagangan daerah.
Baca Juga:Barantin Gandeng KPK, Ribuan ASN Digembleng Antikorupsi: Langkah Serius Jalankan Misi PresidenKarantina Banten Bertindak Cepat, Gulma Berbahaya dari Australia Dimusnahkan
Menurutnya, fasilitas tersebut akan memberi dampak langsung terhadap percepatan layanan dan efisiensi distribusi barang.
Sehingga pada waktu yang akan datang, arus logistik dari dan menuju pelabuhan dapat langsung terhubung ke kawasan Puspa Agro.
Integrasi data antarinstansi juga akan semakin memperkuat proses penelusuran komoditas serta mendukung pengawasan ekspor dan impor yang lebih baik.
Harapannnya adalah, Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur tersebut dapat menjadi model pengembangan layanan karantina terpadu di Indonesia, sekaligus mendorong terciptanya sistem logistik yang lebih efisien, transparan, dan kompetitif menuju Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.
Sementara itu, Sokhib, Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Timur (Karantina Jawa Timur) menambahkan bahwa dalam kawasan Puspa Agro telah tersedia infrastruktur yang cukup lenglap, seperti laboratorium, fasilitas pengujian, layanan logistik, dan kepabeanan, yang menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem pelayanan satu pintu.
Karding berharap bahwa melalui berbagai inovasi dan sinergi layanan karantina baik dengan pemerintah pusat maupun daerah dapat terus mendukung upaya hilirisasi dan peningkatan daya saing produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Juga, menjadikan layanan karantina di Instalasi Karantina Terpadu Kawasan Puspa Agro Jawa Timur tersebut mampu mempercepat proses dengan biaya yang lebih murah sehingga tidak membebani biaya logistik.
Baca Juga:Di Sumut: Bea Cukai dan Karantina Gagalkan Penyelundupan Ribuan Lembar Kulit Biawak Tujuan MalaysiaPrabowo Serukan ASEAN Percepat Diversifikasi Energi, Waspadai Ancaman Global
Sekaligus dapat mengoptimalkan peningkatkan pengawasan karantina, percepatan dan akselerasi ekspor serta kelancaran arus logistik ke luar Jawa Timur.
Karding menuturkan agar instalasi karantina terpadu tersebut juga dapat diduplikasi dan diimplementasikan di daerah-daerah lain, agar menjadi suatu keseragaman dalam pelaksanaan tindakan dan pengawasan karantina.
