Biak, Berita86.com— Aktivitas penerbangan internasional di Bandara Frans Kaisiepo, Biak, kembali bergeliat dan menjadi penanda pulihnya konektivitas serta pergerakan ekonomi di wilayah timur Indonesia.
Sejak 14 April 2026, rute penerbangan dari New Delhi, India, kembali dibuka. Di balik kelancaran operasional tersebut, terdapat peran penting pengawasan kepabeanan yang turut menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Sebelum pesawat dinyatakan layak dan aman, Bea Cukai Biak melakukan planezoeking, yakni pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat.
Baca Juga:14.580 Butir Ekstasi Senilai Rp14,5 Miliar Disita di Palembang, Jaringan Dikendalikan dari LapasWaspada! Sindikat Ngaku Bea Cukai dan Wartawan Peras Warga, 8 Orang Ditangkap di Tasikmalaya
Proses ini meliputi pengecekan dokumen, bagian pesawat, hingga muatan yang dibawa.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh barang yang masuk telah memenuhi aturan kepabeanan serta bebas dari potensi pelanggaran.
Pengawasan ini menjadi bagian penting dalam mencegah masuknya barang ilegal maupun berbahaya yang dapat merugikan masyarakat.
Meski demikian, proses pemeriksaan tetap dirancang efisien agar tidak menghambat arus penumpang dan barang, sehingga pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Dilansir dari rilis resmi Ditjen Bea Cukai pada Jumat, 9 Mei 2026, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai Budi Prasetiyo menegaskan bahwa fungsi pengawasan berjalan beriringan dengan pelayanan.
Ia menyampaikan bahwa Bea Cukai berkomitmen menghadirkan layanan yang cepat, transparan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.
Di Bandara Frans Kaisiepo, pengawasan juga dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Baca Juga:Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah ke Malaysia, Bea Cukai dan Polri Amankan Kapal di Perairan KepriTNI AL dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Barang Branded dari Malaysia di Nunukan
Sinergi ini memastikan setiap tahapan, mulai dari kedatangan pesawat hingga pemeriksaan barang, dapat berlangsung efektif dengan tetap mengutamakan aspek keamanan.
Sebagai kantor yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Bea Cukai Biak terus mempertahankan komitmennya dalam memberikan layanan publik terbaik.
Penguatan fungsi pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dengan kembali aktifnya penerbangan internasional, peran Bea Cukai semakin strategis dalam menjaga pintu masuk negara sekaligus mendorong mobilitas dan pemulihan ekonomi secara berkelanjutan. (*)
