Selain itu, pengadaan ini juga menjadi bagian dari program penguatan kapasitas BBPTUHPT Baturraden melalui penambahan 600 ekor sapi perah di fasilitas pembibitan.
Penambahan populasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan bibit sapi perah berkualitas bagi peternak di berbagai daerah.
“Sebagai kelanjutan dari program ini, ke depannya kita telah menyusun rencana strategis untuk mereplikasikan keberhasilan Baturraden dengan membuka pusat pengembangan ternak sapi perah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang dinilai memiliki potensi lahan dan lingkungan yang sangat mendukung,” ungkap Dani Kusworo.
Baca Juga:Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup, Pelaku Usaha Pastikan Ikuti AturanInvestasi Sapi Bertambah, 1.383 Sapi Perah Sudah Tiba di Cilacap, Dikelola Peternak Mitra
Melalui kegiatan Market Sounding ini, BBPTUHPT Baturraden menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses pengadaan yang terbuka, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas pembibitan nasional, tetapi juga mendukung upaya Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produksi susu dalam negeri, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan peternak secara berkelanjutan. (*)
