Libatkan Kejaksaan, Kementan Kawal Pengadaan Bibit Sapi Perah Unggul

Unggulan
Pemerintah bergerak cepat mengawal pengadaan bibit sapi perah unggul agar berjalan tanpa celah. Foto: Kementan.
0 Komentar

Banyumas, Berita86.com — Pemerintah mulai bergerak cepat mengawal pengadaan bibit sapi perah unggul agar berjalan tanpa celah.

Melalui Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar market sounding sekaligus sosialisasi teknis untuk memastikan seluruh proses berlangsung transparan dan kompetitif.

Kegiatan ini menjadi wadah komunikasi antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menyamakan pemahaman terkait spesifikasi teknis, persyaratan administrasi, serta mekanisme pengadaan yang akan dilaksanakan.

Baca Juga:Pemerintah Perketat Pengawasan Harga Sapi Hidup, Pelaku Usaha Pastikan Ikuti AturanInvestasi Sapi Bertambah, 1.383 Sapi Perah Sudah Tiba di Cilacap, Dikelola Peternak Mitra

Kegiatan yang digelar pada Kamis (18/6/2026) secara virtual tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBPTUHPT Baturraden, Dani Kusworo, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Turut hadir Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Hary Suhada, perwakilan Kejaksaan Negeri Purwokerto, serta sembilan perusahaan importir sapi perah terkemuka.

Dalam paparannya, BBPTUHPT Baturraden dan PPK menjelaskan secara rinci spesifikasi teknis bibit sapi perah yang dibutuhkan, mulai dari standar genetik, kesehatan ternak, hingga persyaratan administrasi yang harus dipenuhi calon penyedia.

Kehadiran Kejaksaan Negeri Purwokerto dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen BBPTUHPT Baturraden dalam menerapkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel.

Pendampingan hukum diharapkan dapat memastikan seluruh tahapan pengadaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku serta terhindar dari potensi permasalahan hukum.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak mengapresiasi langkah yang dilakukan BBPTUHPT Baturraden.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menghadirkan bibit sapi perah unggul berkualitas tinggi ke Indonesia.

Baca Juga:Proyek MBG Triliunan Disisir Kejagung, Motor hingga TV Jumbo Jadi SorotanMentan Amran Tegaskan Pengawasan Ketat Pangan dari DOC hingga Daging Sapi Jelang Ramadan

“Kolaborasi yang baik akan memastikan ketersediaan bibit ternak unggul yang mampu mendukung peningkatan produksi susu nasional, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujar Hary Suhada.

Dani menjelaskan bahwa tindak lanjut pengadaan bibit sapi perah akan dilakukan melalui mekanisme Mini Kompetisi pada platform e-Katalog.

Masih dilansir dari rilis resmi Ditjen PKH Kementan, metode ini dipilih untuk menjamin proses pengadaan berlangsung lebih terbuka, kompetitif, dan efisien sehingga menghasilkan penyedia terbaik dengan harga yang wajar.

Melalui mekanisme tersebut, BBPTUHPT Baturraden berharap dapat memperoleh bibit sapi perah dengan kualitas genetik unggul yang mampu mendukung program pengembangan peternakan nasional dalam jangka panjang.

0 Komentar