Prabowo Terima Laporan TNI: 2.500 Jembatan Desa hingga 3.000 Titik Air Bersih Dikebut

Diskusi
Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta para Kepala Staf Angkatan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Foto: Setpres.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto menerima laporan langsung dari jajaran TNI terkait percepatan program strategis nasional yang menyasar pemerataan pembangunan.

Mulai dari ribuan jembatan desa hingga akses air bersih, program ini digadang-gadang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ya, Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta para Kepala Staf Angkatan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Baca Juga:Tak Main-main! Prabowo Perkuat TNI dengan Rafale dan Senjata Canggih EropaPrabowo Bicara tentang Kunci Negara Maju: Elite Harus Bersatu, Bukan Saling Menjatuhkan

Dalam pertemuan tersebut, jajaran TNI melaporkan perkembangan berbagai program strategis yang tengah dijalankan, khususnya yang berfokus pada pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah.

Salah satu program utama yang menjadi sorotan adalah pembangunan 2.500 jembatan desa yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Infrastruktur ini dinilai krusial untuk membuka akses ekonomi dan mobilitas warga di wilayah terpencil.

Selain itu, TNI juga melaporkan pembangunan hampir 3.000 titik air bersih di berbagai daerah.

Program ini bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup warga.

Tak hanya itu, program listrik masuk desa terus digenjot, terutama di wilayah terluar Indonesia.

Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

Baca Juga:Pemerintah Buka Suara: Isu Kerusuhan Agustus Tidak Benar, Ini FaktanyaInstruksi Tegas Prabowo: Koperasi Merah Putih Jadi Pusat Distribusi Bantuan Nasional

Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI juga akan menggelar bakti sosial secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata TNI kepada masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Presiden Prabowo secara khusus mengarahkan agar momentum peringatan kemerdekaan diisi dengan kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kehadiran negara melalui aksi nyata di lapangan.

Melalui berbagai program tersebut, TNI terus memperkuat perannya tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan, memperluas akses kebutuhan dasar, dan mempererat hubungan dengan masyarakat. (*)

0 Komentar