Hingga Juni 2026, BBIB Singosari telah memproduksi sebanyak 895.559 dosis semen beku yang dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan inseminasi buatan di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Akbar, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah utama dalam pelayanan distribusi semen beku BBIB Singosari.
“Rata-rata lebih dari 50 persen distribusi semen beku kami setiap tahunnya dimanfaatkan oleh kabupaten dan kota di seluruh Jawa Timur. Selain mendukung peningkatan mutu genetik ternak di Jawa Timur, semen beku BBIB Singosari juga didistribusikan ke berbagai provinsi di Indonesia. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Ibu Gubernur kepada BBIB Singosari dan terhadap pembangunan peternakan Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga:Kementan Turun Tangan: Harga Ayam Diselamatkan Lewat Penyerapan Besar-besaranJaga Harga Telur di Tingkat Peternak, Kementan Dorong Daerah dan MBG Perkuat Penyerapan
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas pemanfaatan teknologi reproduksi ternak, meningkatkan populasi dan produktivitas ternak nasional, serta memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai lumbung peternakan nasional yang berkontribusi besar terhadap penguatan ketahanan pangan Indonesia. (*)
