Jakarta, Berita86.com — Pemerintah membuka ruang partisipasi luas bagi masyarakat dalam menentukan logo resmi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Langkah ini disebut sebagai wujud nyata semangat gotong royong sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap bangsa.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa keterlibatan publik dalam proses pemilihan logo bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kontribusi langsung masyarakat dalam membangun identitas nasional.
Baca Juga:Prabowo Respons Aksi Demo: Saya Tahu Siapa yang BiayaiIstana Bereaksi, Mensesneg Ungkap Nasib Wamen Imipas yang Kini Ditahan KPK
“Melalui partisipasi ini, masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menentukan simbol yang merepresentasikan semangat kemerdekaan Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, setiap suara yang diberikan masyarakat memiliki arti penting karena peringatan kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia.
Proses ini juga diharapkan menjadi ajang kolaborasi nasional yang memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
Ia berharap logo terpilih nantinya tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih serta dijaga oleh seluruh elemen bangsa.
Sebelumnya, pemerintah telah resmi membuka jajak pendapat (polling) pemilihan logo HUT ke-81 RI sejak Rabu (24/6/2026).
Untuk pertama kalinya, masyarakat dilibatkan langsung dalam penentuan logo melalui mekanisme voting publik.
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengungkapkan bahwa kompetisi desain ini diikuti oleh 124 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah melalui seleksi ketat, lima karya terbaik terpilih sebagai finalis.
Baca Juga:Prabowo ke Gorontalo, Momentum Besar Petani dan Nelayan: Kemandirian Pangan Makin NyataHasil Rapat di Istana: Prabowo Siapkan Transformasi GBK dan Energi Nasional
Kelima desain tersebut kini dapat dipilih langsung oleh masyarakat melalui kanal resmi yang dibuka hingga 28 Juni 2026.
Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa tema resmi peringatan HUT ke-81 RI adalah: Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.
Ia menambahkan, pelibatan publik dalam pemilihan logo merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar peringatan kemerdekaan benar-benar dirasakan sebagai milik bersama.
Untuk mendorong partisipasi, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi 300 peserta terpilih.
Hadiah tersebut meliputi undangan menghadiri upacara detik-detik Proklamasi, paket suvenir resmi, hingga bantuan pendidikan.
Pemerintah pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam proses ini.
