Tim reaksi cepat BPBD juga berupaya membuka akses jalan penghubung Tamansari menuju Iburaja yang tertutup material longsor.
Pemantauan terus dilakukan, terutama terhadap wilayah yang masih terisolasi, sembari menyiapkan kebutuhan logistik bagi masyarakat terdampak.
Banjir Bandang Tanah Datar Rendam Rumah dan Lahan Pertanian
Bencana akibat hujan deras juga melanda Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu (1/11/2026).
Baca Juga:Penyelundupan dari Malaysia Digagalkan, Satgas Kostrad Sita 20 Ribu Batang Rokok dan MirasBanjir dan Angin Kencang Hantam Sejumlah Daerah, BNPB Keluarkan Peringatan Penting untuk Warga
Hujan yang mengguyur kawasan lereng gunung sekitar pukul 13.30 WIB menyebabkan debit air meningkat hingga meluap ke jalan, permukiman warga, dan area pertanian.
Berdasarkan pendataan sementara, banjir bandang tersebut berdampak pada 15 unit rumah, 15 hektare lahan pertanian, serta 20 kolam ikan.
Sebanyak 15 kepala keluarga turut terdampak. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke Mushola Surau Gadang untuk menghindari risiko banjir.
Sehari setelah kejadian, kondisi air mulai berangsur surut. TRC BPBD Kabupaten Tanah Datar melakukan asesmen dan pendataan kerusakan sekaligus membantu warga membersihkan rumah dari sisa material banjir.
Penanganan tersebut dilaporkan masih berlangsung hingga Senin (2/11/2026) pukul 12.35 WIB.
Tanggul Jebol di Bandung Berdampak pada 112 Jiwa
Sementara itu, hujan deras juga menyebabkan tanggul jebol di Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Kota Bandung, sebanyak 112 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut.
Dari jumlah itu, tujuh orang sempat mengungsi, sedangkan 34 unit rumah dilaporkan terdampak. Area yang terkena dampak diperkirakan mencapai tiga kilometer persegi.
Baca Juga:Banjir, Puting Beliung, dan Longsor Terjang Empat Provinsi, BNPB Imbau Tingkatkan KewaspadaanBNPB Catat 28 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Banjir dan Longsor Dominasi Pulau Jawa
BPBD Kota Bandung bersama Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, unsur kewilayahan, serta masyarakat langsung melakukan koordinasi penanganan.
Petugas juga membersihkan sisa lumpur dan memeriksa kondisi rumah warga untuk memastikan situasi pascakejadian.
Dalam perkembangan terakhir, sebagian warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, ancaman banjir susulan masih harus diantisipasi.
BNPB Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
Memasuki November 2026, potensi bencana hidrometeorologi menjadi perhatian pemerintah. Berdasarkan prakiraan BMKG per 2 November 2026, sejumlah wilayah Indonesia mulai memasuki musim hujan.
Pada periode peralihan musim ini, masyarakat diminta mengantisipasi kemungkinan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
