BNPB: 2.278 Bencana di Indonesia hingga November 2026, Longsor dan Banjir Telan Korban Jiwa

BNPB: 2.278 Bencana di Indonesia hingga November 2026, Longsor dan Banjir Telan Korban Jiwa
BNPB mencatat sebanyak 2.278 kejadian bencana terjadi di Indonesia hingga 2 November 2026. Foto: BNPB.
0 Komentar

JAKARTA, BERITA86.COM – Ancaman bencana hidrometeorologi mulai meningkat seiring masuknya masa peralihan menuju musim hujan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.278 kejadian bencana terjadi di Indonesia hingga 2 November 2026.

Sejumlah peristiwa terbaru bahkan menimbulkan korban jiwa dan kerusakan permukiman.

Angka tersebut mengalami kenaikan 31 kejadian dibandingkan catatan BNPB pada 30 Oktober 2026 yang mencapai 2.247 kejadian.

Baca Juga:Penyelundupan dari Malaysia Digagalkan, Satgas Kostrad Sita 20 Ribu Batang Rokok dan MirasBanjir dan Angin Kencang Hantam Sejumlah Daerah, BNPB Keluarkan Peringatan Penting untuk Warga

Penambahan itu terdiri atas 11 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), 10 banjir, tujuh cuaca ekstrem, serta tiga tanah longsor.

Dalam rentang 31 Oktober hingga 2 November 2026, sejumlah daerah dilanda bencana akibat hujan berintensitas tinggi.

Di antaranya tanah longsor di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, serta tanggul jebol di Kota Bandung, Jawa Barat.

Ketiga peristiwa tersebut berdampak terhadap keselamatan warga, kerusakan rumah, hingga terganggunya aktivitas masyarakat.

Longsor Lumajang Tewaskan Dua Orang

Masih dilansir dari rilis resmi BNPB, Salah satu kejadian paling serius terjadi di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

Tanah longsor menerjang kawasan tersebut pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah itu pada malam sebelumnya.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan satu unit rumah mengalami kerusakan sedang.

Baca Juga:Banjir, Puting Beliung, dan Longsor Terjang Empat Provinsi, BNPB Imbau Tingkatkan KewaspadaanBNPB Catat 28 Kejadian Bencana dalam 24 Jam, Banjir dan Longsor Dominasi Pulau Jawa

Sebagai bentuk penanganan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan santunan duka sebesar Rp20 juta untuk dua korban meninggal dunia.

Bantuan lainnya berupa paket sembako, semen, dan bata juga diberikan untuk mendukung pemulihan bangunan yang terdampak.

Personel BPBD Provinsi Jawa Timur bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lumajang turut melakukan pengamanan di sekitar lokasi serta mendistribusikan bantuan terpal kepada warga.

Namun, proses penanganan masih menghadapi kendala akses. Petugas harus menggunakan jalur Probolinggo karena sejumlah titik banjir di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, belum bisa dilalui kendaraan.

Dampak hujan deras di Kabupaten Lumajang ternyata tidak hanya terjadi di Dusun Jonggrang.

Di sejumlah wilayah lain, bencana berupa luapan sungai, tanggul jebol, tanah longsor, dan pohon tumbang melanda delapan desa di tiga kecamatan.

Sekitar 1.417 kepala keluarga dilaporkan terdampak dan masih dalam proses pendataan.

0 Komentar