Kebakaran yang terjadi di Desa Samuda Kota sejak Minggu, 1 Maret 2026, masih dalam proses pemadaman.
Tim gabungan terus berupaya mengendalikan api agar tidak meluas, sementara penyebab kebakaran masih diselidiki.
BNPB mengingatkan bahwa sejumlah wilayah Indonesia masih memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana, baik hidrometeorologi basah seperti banjir maupun kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga:Prabowo Panggil Zulhas, Pastikan Harga Pangan Stabil dan Stok Aman hingga Lebaran 2026Dua Bulan Pascabencana, 5.500 Rumah dan 98 Jembatan Rampung, Presiden Prabowo Minta Update Berkala ke Publik
Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menimbulkan kabut asap dan kerusakan lingkungan yang lebih luas.
Sebagai langkah pencegahan, warga yang tinggal di bantaran sungai diminta rutin memantau tinggi muka air, terutama saat hujan deras berlangsung lama.
Selain itu, penting bagi masyarakat untuk memahami jalur evakuasi serta mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi guna meminimalkan risiko bencana. (*)
