Gudang Beras Penuh, Pengamat Sebut Kinerja Kementan Transparan

Beras aman
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Foto: Kementan.
0 Komentar

KARAWANG, Berita86.com– Langkah inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuai apresiasi dari kalangan akademisi.

Seperti pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. Ia menilai sidak tersebut sebagai bukti nyata kinerja Kementerian Pertanian yang transparan sekaligus memperlihatkan kondisi stok beras nasional yang kuat dan melimpah.

Dalam keterangannya saat meninjau langsung gudang beras Bulog di Karawang pada Kamis (23/4/26), Ujang menyebut kegiatan sidak berlangsung terbuka dan objektif.

Baca Juga:Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Baru yang Bikin Indonesia Makin Percaya DiriSidak Prabowo di Gudang Bulog Magelang, Fakta Stok Beras Bikin Tenang

Menurutnya, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, tidak menutup-nutupi kondisi di lapangan, melainkan memberikan akses luas kepada media, akademisi, dan masyarakat untuk melihat langsung ketersediaan pangan.

“Ini kegiatan yang positif, objektif, dan tidak direkayasa. Kementerian Pertanian terbuka untuk dinilai, dikritik, dan diberi masukan. Semua bisa melihat langsung kondisi stok beras yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterbukaan akses terhadap gudang penyimpanan beras, termasuk milik Bulog, menjadi indikator penting bahwa pengelolaan pangan nasional dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Dari hasil pemantauan di lapangan, terlihat stok beras dalam jumlah besar yang dinilai mencukupi untuk kebutuhan dalam jangka panjang.

Lebih lanjut, Ujang menilai capaian tersebut merupakan bagian dari konsistensi pemerintah dalam mendorong swasembada pangan, khususnya beras.

Ia menyebut langkah-langkah yang dilakukan Menteri Pertanian sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Yang kita saksikan hari ini adalah bukti nyata. Stok beras melimpah, tidak ada manipulasi, dan semuanya ditampilkan secara terbuka. Ini sekaligus membantah berbagai keraguan yang berkembang di masyarakat,” tegasnya, dilansir dari rilis resmi Kementan.

Baca Juga:Stok Beras RI Tembus Rekor 4,6 Juta Ton, DPR-Kementan Gaspol Hadapi Ancaman El Nino dan Krisis GlobalKabar Baik! Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran: Cukup Sampai 324 Hari

Menurutnya, kondisi stok yang tersedia saat ini juga membantah isu kelangkaan beras. Ia memastikan bahwa ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman dan terkendali, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Ujang juga mengapresiasi kinerja jajaran Kementerian Pertanian yang dinilai bekerja konsisten dan tanpa henti dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan distribusi pangan berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.

“Ini menunjukkan kerja nyata pemerintah. Upaya menjaga stok dan stabilitas harga dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah hadir dan bekerja untuk memastikan kebutuhan pangan terpenuhi,” pungkasnya. (*)

0 Komentar