“Kami terus melakukan evakuasi maksimal. Masih ada korban yang terperangkap di dalam kereta,” ujar Menhub Dudy Purwagandhi di lokasi kejadian.
Dari informasi awal, insiden bermula sekitar pukul 20.55 WIB. Dugaan sementara mengarah pada gangguan operasional setelah terjadi temperan dengan sebuah taksi berwarna hijau di perlintasan JPL 85, yang kemudian memicu gangguan pada sistem perkeretaapian di area emplasemen Bekasi Timur.
Namun demikian, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi yang akan mengungkap kronologi secara lebih rinci.
Baca Juga:Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Ini Penjelasan Resmi Menhub Dini Hari TadiDari Menteri hingga Penasihat, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo
Di sisi lain, sebagian rangkaian Kereta Anggrek telah dilakukan pemotongan dan ditarik mundur guna mempercepat proses evakuasi. (*)
