Kabar Terbaru Kecelakaan KA di Bekasi: 7 Meninggal, Puluhan Luka, 3 Masih Terperangkap

Lokasi kejadian
Dirut PT KAI Bobby Rasyidin (kanan) saat di lokasi kejadian bersama Menhub Dudy Purwagandhi. Bobby menyampaikan korban meninggal dunia hingga Selasa pagi (28/4/2026) tercatat sebanyak 7 orang. Foto: Kemenhub.
0 Komentar

Bekasi, Berita86.com— Peristiwa kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur masih menyisakan duka dan proses evakuasi yang belum sepenuhnya selesai.

Hingga Selasa pagi (28/4/2026) pukul 06.35 WIB, jumlah korban terus diperbarui oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa korban meninggal dunia tercatat sebanyak 7 orang.

Baca Juga:13 Perjalanan KA Dibatalkan Imbas Insiden Bekasi Timur, Penumpang Bisa Refund 100%Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Ini Penjelasan Resmi Menhub Dini Hari Tadi

Sementara itu, sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

Selain korban tewas dan luka, terdapat 3 penumpang yang hingga kini masih terjebak di dalam rangkaian kereta, sehingga menjadi prioritas utama dalam proses penyelamatan.

Proses evakuasi disebut berlangsung cukup lama, mencapai sekitar 8 jam. Hal ini dilakukan dengan sangat hati-hati guna menghindari risiko tambahan, baik bagi korban maupun petugas di lapangan.

Hingga saat ini, sebanyak 12 gerbong dari rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke Stasiun Bekasi.

Selanjutnya, tim gabungan tengah mempersiapkan evakuasi lokomotif kereta yang terlibat dalam insiden tersebut.

Proses ini dilakukan dengan koordinasi intensif bersama Basarnas guna memastikan keselamatan seluruh pihak, khususnya korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian.

Hingga kini, upaya penyelamatan terus dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.

Baca Juga:Tiket Turun Drastis! Seskab Teddy Bongkar Kereta Murah Tapi Nyaman, Jakarta–Yogyakarta Mulai Rp135 RibuBBM Masih Aman? Ini Penjelasan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai Dipanggil Prabowo

Sementara itu, melalui rilis resminya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebutkan adanya pembatalan sejumlah perjalanan pada Selasa, 28 April 2026, demi keselamatan dan kelancaran penanganan di lokasi.

Peristiwa yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur menimbulkan duka mendalam.

PT KAI menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga yang terdampak, sekaligus memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.

Sebagai dampak dari insiden tersebut, KAI melakukan penyesuaian operasional perjalanan kereta api.

Langkah ini diambil dengan mengedepankan faktor keselamatan serta untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.

Pada Selasa, 28 April 2026, tercatat sebanyak 13 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dibatalkan.

Pembatalan ini merupakan bagian dari upaya pengaturan lalu lintas kereta agar tetap aman dan terkendali di tengah situasi yang masih dalam proses pemulihan.

0 Komentar