Bogor, Berita86.com- Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas terkait penyajian makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menekankan agar tidak ada dapur atau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang memotong ayam dalam ukuran terlalu kecil.
Dalam arahannya, Prabowo bahkan memperagakan langsung standar pemotongan ayam goreng.
Presiden Prabowo menegaskan, satu ekor ayam maksimal hanya boleh dipotong menjadi 14 bagian.
Baca Juga:Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Bersama Lodewyk dan Sony SonjayaPolri Selidiki Dugaan Jual Beli Titik MBG, Masyarakat Diminta Segera Lapor
“Kalau dipotong lebih dari 14, itu sudah keterlaluan. Bayangkan berapa banyak anak-anak Indonesia yang akan kecewa,” ujar Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan saat rapat konsolidasi program MBG yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).
Tak hanya soal ayam, Prabowo juga mengatur penyajian telur dalam program tersebut. Ia meminta agar telur disajikan dalam bentuk utuh, baik direbus maupun diceplok.
Menurutnya, dapur MBG tidak diperkenankan mengolah telur menjadi dadar karena dianggap tidak sesuai dengan standar yang diharapkan.
Arahan Presiden ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan kepuasan penerima manfaat program MBG di seluruh Indonesia.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu, 3 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 12.173 peserta yang terdiri atas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), Koordinator Regional (Koreg) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari seluruh Indonesia, Koordinator Wilayah (Korwil), Kepala SPPG, serta para mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:Pimpinan BGN Diganti, Prabowo Ingin Program Makan Gratis Lebih Tepat SasaranMendadak Diganti! Kepala BGN Dicopot Prabowo usai Evaluasi
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pelaksana Program MBG yang telah mengabdikan diri di berbagai daerah.
Kepala Negara menilai dedikasi para pelaksana menjadi fondasi penting dalam menjalankan program strategis yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Kehadiran para unsur pelaksana dan mitra tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program MBG dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, pemerintah juga memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah antarpelaksana Program MBG agar pelaksanaannya berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
