Daerah Dapat Dana Besar, Tito Ingatkan Fokus Perbaikan Infrastruktur

Imbauan
Mendagri Tito Karnavian. Foto: Kemendagri.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com- Pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya percepatan penyaluran dan pemanfaatan anggaran bagi daerah terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah agar segera merealisasikan tambahan dana Transfer ke Daerah (TKD) serta hibah yang telah dialokasikan.

Menurut Tito, percepatan ini menjadi krusial mengingat penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera kini telah memasuki tahap lanjutan, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca Juga:Tito Karnavian Ungkap Rahasia Percepatan Bantuan Bencana, Daerah Lain Bisa Tiru TapselKasatgas Tito Ungkap Bantuan Rp72,75 M untuk Tradisi Meugang di Aceh: Kearifan Lokal di Momentum Idul Fitri

Tahapan ini membutuhkan dukungan anggaran yang cepat dan tepat sasaran agar pemulihan dapat berjalan optimal.

Masih dalam rilis resminya pada Rabu, 17 Juni 2026, Tito menjelaskan bahwa pemerintah pusat, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, telah menggelontorkan tambahan TKD sebesar Rp10,64 triliun.

Dana tersebut didistribusikan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di wilayah Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat, baik yang terdampak langsung maupun tidak langsung oleh bencana.

Tito menegaskan bahwa pemanfaatan dana tersebut harus difokuskan pada kebutuhan mendesak, khususnya perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan.

Sementara itu, daerah yang tidak terdampak secara langsung diharapkan menggunakan anggaran tersebut untuk memperkuat langkah mitigasi guna menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Tito juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pemerintah daerah yang menunjukkan solidaritas dengan menyalurkan hibah kepada wilayah lain yang lebih membutuhkan.

Beberapa daerah tersebut di antaranya Pemerintah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Padang, serta Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga:Tito Karnavian Tegaskan Percepatan Relokasi Korban Banjir Aceh Utara, Huntara Jadi PrioritasMendagri Tito Resmikan 1.300 Huntara di Sumatera, Percepat Relokasi Pengungsi ke Hunian Lebih Layak

Berdasarkan laporan Satuan Tugas Pemulihan dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera, hampir seluruh bantuan hibah telah tersalurkan ke rekening penerima.

Namun demikian, masih terdapat satu bantuan yang belum terealisasi, yakni hibah dari Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu kepada Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Untuk itu, Tito meminta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan agar dana hibah tersebut dapat segera dimanfaatkan dalam proses pemulihan pascabencana. (*)

0 Komentar