Prabowo ke Gorontalo, Momentum Besar Petani dan Nelayan: Kemandirian Pangan Makin Nyata

Kunker
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Foto: Setpres.
0 Komentar

Tak hanya itu, sektor pertanian juga mencatat nilai ekspor fantastis hingga Rp765 triliun. Pemerintah kini tengah menyiapkan program bantuan bibit gratis untuk komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan tebu yang akan menjangkau ratusan ribu hektare lahan.

Pembenahan sektor perkebunan juga terus dilakukan, termasuk penataan tata niaga kelapa sawit dan kebijakan ekspor CPO satu pintu untuk menjaga stabilitas harga.

Hasilnya mulai terlihat dengan harga tandan buah segar (TBS) yang semakin stabil.

Baca Juga:Di Hadapan Petani, Gibran Tegaskan Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor PanganHasil Rapat di Istana: Prabowo Siapkan Transformasi GBK dan Energi Nasional

Seluruh capaian ini menunjukkan arah yang jelas: Indonesia semakin dekat menuju kemandirian pangan.

Pemerintah pun berkomitmen mempercepat hilirisasi agar produk dalam negeri memiliki nilai tambah tinggi dan mampu bersaing di pasar global.

Momentum PENAS XVII di Gorontalo menjadi simbol kuat bahwa masa depan pangan Indonesia sedang dibangun—oleh petani, nelayan, dan kebijakan yang semakin berpihak pada mereka. (*)

0 Komentar