Langkah tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam menekan kelebihan pasokan sekaligus mendukung perbaikan harga ayam hidup di tingkat peternak.
Kementan menegaskan, tantangan di sektor perunggasan hanya bisa diatasi melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku industri.
Dengan keseimbangan produksi dan kebutuhan pasar yang terjaga, harga ayam diharapkan kembali stabil, usaha peternak berkelanjutan, serta pasokan pangan tetap aman bagi masyarakat.
Baca Juga:Basuki Dukung Hilirisasi Ayam, Pasokan Protein di IKN dan Sekitarnya DiperkuatKomisi IV DPR Apresiasi Ketegasan Mentan: Harga TBS Sawit, Telur, dan Ayam Mulai Naik
Kolaborasi yang kuat diyakini akan membawa industri perunggasan nasional menjadi lebih tangguh dan berdaya saing, sekaligus menopang ketahanan pangan Indonesia ke depan. (*)
