Bukan Sekadar Belajar, AHY Sebut Fasilitas Jadi Kunci Lahirnya SDM Unggul

Dukungan
AHY saat meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat. Foto: Kemenko Infrastruktur.
0 Komentar

Bogor, Berita86.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) tidak bisa dilepaskan dari kondisi lingkungan belajar.

Menurutnya, sekolah yang aman, nyaman, dan layak menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat meninjau langsung progres rehabilitasi dan renovasi MTs Negeri 1 Kota Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga:Pertemuan Dini Hari: Negara Siapkan Langkah Serius Hadapi Narkoba Gaya BaruEkonomi Melaju Pesat, AHY Tekankan Infrastruktur Jadi Kunci Pemerataan di Maluku Utara

Proyek tersebut kini telah mencapai sekitar 95 persen dan tinggal menunggu tahap penyelesaian akhir.

AHY menekankan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan kurikulum atau kualitas tenaga pengajar.

Lingkungan fisik sekolah juga memiliki peran besar dalam mendukung proses belajar yang efektif.

“Kalau ingin melahirkan generasi unggul, maka anak-anak harus belajar di tempat yang aman, sehat, dan nyaman. Tidak mungkin kita berharap hasil maksimal dari fasilitas yang tidak memadai,” tegasnya.

Dalam kunjungan tersebut, AHY memastikan proyek berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberikan dampak positif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya besar menuju visi Indonesia Emas 2045, di mana kualitas SDM menjadi kunci utama daya saing nasional.

Baca Juga:Proyek MBG Triliunan Disisir Kejagung, Motor hingga TV Jumbo Jadi SorotanDi Balik Penerapan Keadilan Restoratif, Ada Catatan Penting di Sumut

“Kita ingin generasi muda Indonesia tumbuh cerdas, sehat, berkarakter kuat, dan memiliki keterampilan yang relevan. Membangun sekolah sejatinya adalah membangun masa depan bangsa,” ujarnya.

AHY juga mengingatkan bahwa pembangunan sekolah tidak boleh hanya berfokus pada ruang kelas.

Fasilitas penunjang seperti laboratorium, sarana olahraga, sanitasi, hingga akses air bersih harus menjadi prioritas.

Ia menegaskan bahwa ekosistem pendidikan yang baik akan menciptakan suasana belajar yang lebih optimal, sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi siswa dan guru.

“Sekolah bukan hanya bangunan, tetapi sebuah sistem yang harus mendukung proses belajar secara menyeluruh,” pungkasnya, dilansir dari rilis resmi Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Minggu, 21 Juni 2026. (*)

0 Komentar