Atasi Potensi Banjir Kemanggisan, Pramono: Proyek Tanggul dan Jalan Inspeksi Kali Grogol Sisa 600 Meter Lagi

Pantau lokasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Pemprov DKI Jakarta.
0 Komentar

Jakarta, Berita86.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menuntaskan pembangunan tanggul dan jalan inspeksi Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat.

Penataan ini dilakukan untuk mengantisipasi luapan air dan longsor, meningkatkan kapasitas aliran sungai, serta memudahkan pemantauan dan pemeliharaan Kali Grogol.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan sisa pekerjaan sepanjang sekitar 600 meter hingga ujung segmen segera diselesaikan.

Baca Juga:Kantor Kejari Jakut Diresmikan, Gubenur Pramono Ungkap Sukses Bereskan Proyek Mangkrak Puluhan TahunPramono Canangkan Pedestrian Deck Dukuh Atas, Perkuat Integrasi Enam Moda Transportasi di Jakarta

Anggaran untuk melanjutkan pembangunan telah dialokasikan dalam APBD DKI Jakarta Tahun 2026.

“Untuk Sungai Grogol segmen Kemanggisan ini, saya minta Sumber Daya Air untuk menyelesaikan sampai ujung yang kurang lebih 600 meter lagi, jalan yang seperti ini. Anggarannya sudah kita anggarkan di APBD kita. Jadi, pasti akan terselesaikan,” kata Gubernur Pramono saat meninjau proyek tersebut, Rabu, 2 Juli 2026.

Penataan Kali Grogol Segmen Kemanggisan mencakup pembangunan tanggul sepanjang 1.480 meter di sisi kanan dan kiri sungai.

Pekerjaan tersebut dilengkapi dengan pemasangan dinding penahan banjir (parapet beton) dari Jalan Kemanggisan Utama Raya hingga Jalan Tol Merak–Jakarta.

Pemprov DKI juga membangun jalan inspeksi di sepanjang segmen tersebut sebagai akses bagi petugas untuk memantau kondisi sungai, mengangkut sedimen dan sampah, serta menangani penyumbatan maupun kerusakan infrastruktur.

Jalan inspeksi tersebut dilengkapi trotoar guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan akses di kawasan sekitar.

Selain itu, dibangun saluran gendong yang sejajar dengan sungai untuk menampung dan mengalirkan limpasan air dari permukiman sekitar.

Baca Juga:45 Ribu Pelari Serbu JAKIM 2026, Pramono: Jakarta Siap Jadi Magnet Sport Tourism DuniaWarga Dukung CFD Rasuna Said, Gubernur Pramono: Bisa Jadi Ikon Baru Jakarta

Saluran tersebut membantu mencegah limpasan air dari kawasan permukiman langsung membebani tebing sungai.

Dilansir dari rilis resmi Pemprov DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta juga melakukan normalisasi dengan mempertahankan luas penampang Kali Grogol dan mengoptimalkan kapasitas tampungnya.

Rangkaian pekerjaan ini bertujuan memperkuat tebing sungai, memperlancar aliran air, serta mengurangi risiko luapan dan longsor saat curah hujan tinggi.

Gubernur Pramono mengapresiasi kolaborasi Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, DPRD DKI Jakarta, dan jajaran wilayah dalam menata kawasan yang sebelumnya menghadapi persoalan banjir, permukiman kumuh, serta keterbatasan akses.

“Tempat ini dulu tempat kumuh. Bahkan, mohon maaf, banyak orang yang mengatakan ini merupakan salah satu dunia sedikit gelap lah begitu. Salah satu tempat yang dulu dianggap tidak terselesaikan, dengan kerja sama yang baik, alhamdulillah bisa kita tangani,” jelas Gubernur Pramono.

0 Komentar