TPA Jatiwaringin Akhirnya Padam 100 Persen! Ribuan Liter Air Diguyur dari Udara

Padam
Area utama TPA Jatiwaringin seluas sekitar 15 hektare yang terdampak kebakaran dinyatakan telah padam 100 persen. Foto: BNPB.
0 Komentar

Tangerang, Berita86.com– Upaya keras dan kolaboratif tim gabungan dalam menangani kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, akhirnya membuahkan hasil signifikan.

Dilansir dari rilis resmi BNPB, menyebutkan bahwa hingga Kamis (9/7) pukul 19.30 WIB, area utama TPA seluas sekitar 15 hektare yang terdampak kebakaran dinyatakan telah padam 100 persen.

Saat ini, penanganan memasuki tahap pendinginan atau pembasahan intensif guna memastikan tidak ada potensi api muncul kembali, baik di permukaan maupun di dalam tumpukan sampah.

Baca Juga:KPPU dan KPK Bersatu! Strategi Baru Cegah Korupsi dan Praktik Curang di Dunia UsahaKafe di Jaksel Digeledah Polisi, Dukungan Mengalir untuk Usut Korupsi Batu Bara Rp5 Triliun

Meski kondisi di dalam area TPA telah terkendali, tim gabungan masih menemukan sejumlah titik panas dan kepulan asap tipis di area luar TPA, tepatnya di sekitar lokasi pembuangan dekat situ atau danau. Antisipasi terus dilakukan untuk mencegah penyebaran kembali api.

Dari sisi sosial, kondisi masyarakat sekitar dilaporkan kondusif. Tidak ada lagi warga yang mengungsi, setelah seluruhnya difasilitasi kembali ke rumah masing-masing sejak pukul 19.00 WIB.

Penanganan kebakaran ini juga diperkuat dengan dasar hukum melalui Keputusan Bupati Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin, serta Keputusan Nomor 613 Tahun 2026 terkait pembentukan Satuan Tugas Penanganan Darurat.

Dalam upaya percepatan pemadaman, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan empat unit helikopter water bombing.

Tiga di antaranya aktif beroperasi dengan total ratusan ribu liter air yang telah dijatuhkan ke titik api.

Helikopter Mi-8AMT mencatat satu kali penerbangan dengan durasi hampir empat jam dan 45 kali penyiraman air.

Sementara itu, dua unit helikopter Sikorsky UH60A dan UH60L melakukan beberapa sortie dengan total lebih dari 140 kali water bombing. Satu unit lainnya, Mi-8 MSBT, dilaporkan tidak dapat beroperasi akibat kendala teknis.

Baca Juga:Prabowo Terima Thaksin di Kertanegara, Bahas Isu Kawasan hingga GlobalPrambanan Jadi Sorotan Dunia: Prabowo dan PM Modi Sepakat Jalankan Proyek Konservasi

Selain dukungan udara, BNPB juga mengirimkan berbagai bantuan logistik dan peralatan darurat, seperti cairan pemadam api Enviro Class A Foam, pompa air, selang, alat komunikasi, hingga perlengkapan operasional bagi petugas.

Di darat, kekuatan besar dikerahkan dengan melibatkan 50 unit armada pemadam kebakaran gabungan dari berbagai wilayah, termasuk Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, hingga Tangerang Selatan.

0 Komentar