Di sisi lain, sorotan publik juga tertuju pada laporan harta kekayaan Etik Suryani. Berdasarkan data yang pernah dilaporkan, ia memiliki aset senilai sekitar Rp9,1 miliar.
Yang menjadi perhatian, laporan tersebut tidak mencantumkan adanya utang, kondisi yang relatif tidak umum bagi pejabat setingkat kepala daerah.
Kini, masyarakat menunggu langkah lanjutan KPK, termasuk kemungkinan adanya keterkaitan antara jumlah kekayaan yang dilaporkan dengan dugaan praktik pemerasan yang tengah diusut. (*)
