Mentan Pastikan Stok Beras Aman untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Disiapkan hingga Pemulihan

Serahkan bantuan
Mentan Andi Amran Sulaiman saat meninjau langsung penanganan warga terdampak gempa di NTT. Foto: Kementan.
0 Komentar

Dari jumlah tersebut, 10 truk diarahkan menuju lokasi yang dikunjungi langsung oleh Mentan Amran.

Tak Hanya Bantuan Pangan, Sawah Rusak Akan Dipulihkan

Penanganan korban gempa tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pangan selama masa darurat.

Kementerian Pertanian juga menyiapkan program pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas pertanian.

Baca Juga:Gempa Flores: BNPB Pastikan Warga Palue Dapat Bantuan, Rumah Rusak Bakal DiperbaikiPrabowo Pastikan Bantuan untuk Korban Gempa NTT: 50.000 Paket Sembako Telah Dikirim

Pemerintah akan memperbaiki sawah dan jaringan irigasi tersier yang mengalami kerusakan akibat gempa.

Selain itu, petani terdampak akan mendapatkan bantuan benih serta alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Semua sawah yang rusak dan irigasi tersier akan diperbaiki. Pemerintah pusat yang menanggungnya,” kata Amran.

Tanaman perkebunan yang mengalami kerusakan juga akan mendapat perhatian.

Pemerintah menyiapkan penggantian tanaman seperti kopi, kakao, dan kelapa agar masyarakat dapat kembali membangun sumber penghasilannya.

Amran mengatakan anggaran untuk program pemulihan tersebut telah disiapkan sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tanaman kopi, kakao, dan kelapa yang rusak akan kita ganti. Anggarannya sudah ada,” ujarnya.

Prosedur Bantuan Dipangkas

Amran juga meminta seluruh jajaran pemerintah mempercepat pelayanan bagi petani dan masyarakat terdampak. Proses pengajuan bantuan diminta tidak dibuat rumit.

Baca Juga:Gempa NTT: 5.000 Lebih Warga Mengungsi, 47 Orang Meninggal DuniaGempa Terjang NTT, Pemerintah Pusat Siapkan Langkah Penanganan Darurat

Kebutuhan bantuan dapat disampaikan melalui pemerintah daerah maupun penyuluh pertanian lapangan (PPL).

“Cukup melalui PPL. Semua kita permudah. Jangan persulit masyarakat yang membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Pemerintah memastikan bantuan pangan akan terus tersedia selama masa tanggap darurat.

Di saat yang sama, proses rehabilitasi lahan pertanian dan perkebunan akan dilakukan agar masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas dan memperoleh penghasilan.

“Pangan dan beras kita jamin. Pemerintah menjamin,” pungkas Amran, dilansir dari rilis resmi Kementan. (*)

0 Komentar